Nilai Ekspor Riau Februari 2024 Capai US$ 1,23 Miliar, Pulp Sumbang Kenaikan Terbesar

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Jumat, 22 Maret 2024 | 18:24 WIB
Ilustrasi aktivitas ekspor. (freepik.com/tawatchai07)
Ilustrasi aktivitas ekspor. (freepik.com/tawatchai07)

RIAUMAKMUR.COM - Nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan Februari 2024 sebesar US$ 1,23 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Asep Riyadi mengatakan bahwa nilai ekspor Riau berdasarkan FOB tersebut, mengalami penurunan sebesar 18,66 persen pada Februari 2024 dibanding ekspor Januari 2024.

"Penurunan ini disebabkan oleh turunnya ekspor nonmigas sebesar 18,88 persen dari US$ 1,35 miliar pada Februari menjadi US$ 1,09 miliar pada Januari," kata Kepala BPS Riau, Asep Riyadi.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekspor Nonmigas Riau: Lemak dan Minyak Menonjol Diikuti Pulp, Bahan Kimia Terkoreksi

Sementara itu, ekspor migas mengalami penurunan sebesar 16,87 persen dari US$ 161,41 juta pada Januari 2024 turun menjadi US$ 134,19 juta pada Februari 2024.

Selama Januari-Februari 2024, nilai ekspor Riau mengalami penurunan sebesar 15,96 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh turunnya ekspor nonmigas sebesar 19,76 persen.

"Sementara itu, ekspor migas mengalami kenaikan sebesar 38,00 persen," jelasnya.

Baca Juga: Bahas Inflasi, Pj Gubri Kunjungi Kantor BPS Riau

Ia merincikan bahwa pada Februari 2024, 6 dari 10 golongan barang ekspor nonmigas mengalami penurunan. Yang mana, penurunan terbesar terjadi pada kelompok Lemak & Minyak Hewan/Nabati sebesar US$ 272,19 juta, diikuti dengan Berbagai Produk Kimia sebesar US$ 8,01 juta, Tembakau sebesar US$ 3,27 juta, Ampas dan Sisa Makanan Industri sebesar US$ 2,90, Berbagai Makanan Olahan sebesar US$ 2,54 juta dan Serat Stapel Buatan sebesar US$ 1,70 juta.

"Sebaliknya golongan yang mengalami kenaikan terbesar terjadi pada Bubur Kayu (Pulp) sebesar US$ 21,24 juta, Kertas dan Karton sebesar US$ 15,09 juta, Bahan-bahan Nabati sebesar US$ 2,68 juta, dan Bahan Kimia Organik sebesar US$ 0,32 juta," jelasnya.

Baca Juga: BPS Umumkan Rilis Ekspor dan Impor Provinsi Riau Periode Januari 2024

Selanjutnya selama Januari-Februari 2024, ekspor 10 golongan barang utama nonmigas (HS 2 dijit) memberikan kontribusi sebesar 99,12 persen terhadap total ekspor nonmigas.

"Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama nonmigas tersebut mengalami penurunan sebesar 19,90 persen terhadap periode yang sama tahun 2023," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X