Jokowi Bicara Kondisi Ekonomi Indonesia di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023

photo author
Fadly Ibrahim, Riau Makmur
- Kamis, 1 Juni 2023 | 12:46 WIB
Jokowi Tegaskan Hadirnya Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Tak Ada Kaitan dengan Sikap Indonesia Bela Palestina (Youtube Sekretarian Presiden)
Jokowi Tegaskan Hadirnya Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Tak Ada Kaitan dengan Sikap Indonesia Bela Palestina (Youtube Sekretarian Presiden)

RIAUMAKMUR.COM - Presiden Jokowi berbicara tentang kondisi ekonomi Indonesia pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2023.

Jokowi menyebut kondisi ekonomi Indonesia hingga saat ini tetap stabil. Meskipun secara global ekonomi dunia sedang dihadapkan pada krisis dari berbagai sektor.

Jokowi mengajak semua pihak untuk senantiasa menjaga stabilitas ekonomi Indonesia, agar tetap bisa bertahan di tengah krisis ekonomi dunia, dan bisa terus bangkit.

Selain soal stabilitas ekonomi, Presiden juga mengajak semua pihak untuk menjaga stabilitas sosial dan politik, inflasi terkendali, investasi tumbuh, dan lapangan kerja bisa bertambah.

”Ini adalah sumbangsih seluruh anak bangsa. Berkat persatuan, berkat kerja keras, dan gotong royong, bangsa ini berhasil menghadapi tantangan dan semakin dipercaya dunia. Semua itu pondasinya adalah ideologi Pancasila yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno. Ideologi yang harus terus kita pegang teguh untuk memperkokoh kemajuan bangsa," kata Jokowi.

Dalam pidatonya, Jokowi mengajak semua pihak untuk terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan yang adil dan merata.

Menurutnya, hal Ini butuh kesinambungan dan keberlanjutan. Personel dalam pemerintah bisa berganti tapi perjuangan tak boleh berhenti. 

"Keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan adalah yang ingin kita wujudkan melalui reformasi struktural, peningkatan kualitas SDM, hilirisasi industri, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara," katanya.

"Kita ingin kekayaan alam negeri ini bermanfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Kita ingin rakyat di luar Jawa juga merasakan manfaat yang signifikan dari pembangunan yang ada."

Sementara itu, Presiden menyebut sebagai negara besar, Indonesia harus duduk sejajar dengan bangsa-bangsa lain. 

"Kita siap bekerja sama, siap memimpin, kita ingin bekerja sama, kita ingin berkolaborasi dengan negara mana pun dan menjadi titik temu serta jembatan dari perbedaan-perbedaan yang ada di dunia," tuturnya.

"Inilah Indonesia. Indonesia adalah Indonesia yang tidak dapat didikte oleh siapapun, yang tidak dapat didikte oleh negara manapun namun siap, selalu siap berkontribusi bagi dunia. Ideologi Pancasila membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia," kata Jokowi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fadly Ibrahim

Tags

Rekomendasi

Terkini

X