RIAUMAKMUR.COM, BENGKALIS -
Kementerian Kominfo Republil Indonesia ajak diskusi kepala desa (Kades) di Kabupaten Bengkalis, Kamis (24/8/2023), tepatnya di Desa Kesumbo Ampai Kecamatan Bathin Solapan.
Diskusi ini dilakukan untuk peningkatan kompetensi masyarakat perdesaan di era digital.
Sejumlah Kades dari 9 Kabupaten hadir dipertemuan ini.
Baca Juga: Pembangunan Dua Jembatan Mangkrak Masa Covid 19 di Kampar Dilanjutkan
Masing-masing Kades perwakilan dari 9 kabupaten/kota menyampaikan keluhannya kepada Kementerian Kominfo Republik Indonesia, terkait sulitnya jaringan internet bahkan masih ada di wilayahnya belum ada jaringan seluler atau disebut blankspot.
Percepatan digitalisasi ini sangat bergantung pada ketersediaan jaringan internet.
Menteri Kominfo Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi mengatakan, pihaknya siap membantu apa yang menjadi keluhan dan harapan dari masing-masing kepala desa.
Saat ini Kementerian Kominfo Republik Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan jaringan internet dan jaringan seluler setiap perdesaan.
"Untuk menjakau wilayah terpencil, kami membangun satelit SATRIA-1 berkapasitas 150 Mbps, kini satelit tersebut sedang menempuh jalur menuju orbit dan diproyeksikan akan mulai melayani lokasi blankspot pada akhir Desember 2023 mendatang," ujarnya.
pihaknya juga mengoptimalkan kehadiran sinyal internet melalui program pembangunan menara BTS 4G dan penyediaan akses internet di wilayah Provinsi Riau. Telah terbangun 7 BTS di Kabupaten Pelalawan, Rokan Hilir dan Kepulauan Meranti, yang sudah mengantarkan sinyal seluler.
Baca Juga: KLHK Sosialisasi Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan Di Riau
Sementara itu, sambung Budi ada 88 lokasi akses internet tersebar di seluruh 12 kota dan kabupaten Provinsi Riau melayani Fasyankes, sekolah dan kantor pemerintahan.
"Untuk itu kepada seluruh kepala desa yang saat ini, masih ada wilayahnya blankspot atau low sinyal seluler. Kami berharap untuk bersabar karena pihak kami lagi melakukan proses peningkatan kawasan jaringan," ujarnya.