RIAUMAKMUR.COM - PT Pertamina Patra Niaga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2024.
Satgas RAFI ini bertugas untuk memastikan stok dan distribusi energi di Provinsi Riau dalam kondisi aman saat Ramadan dan Idul Fitri 1445 H atau semasa masa satgas RAFI 2024.
"Satgas RAFI Pertamina tahun 2024 ini sudah mulai berjalan sejak 25 Maret sampai 21 April 2024. Kami menjamin pendistribusian energi di Provinsi Riau dalam kondisi aman," ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria dalam Press Conference Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2024 dikutip Selasa (26/3/2024).
Ia menjelaskan, selain melakukan penguatan stock energi diantaranya BBM, LPG dan Avtur, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turut memastikan kehandalan sarfas di wilayah operasinya berjalan dengan baik.
Aspek HSSE menjadi salah satu prioritas dalam menjalankan operasional/distribusi energi kepada masyarakat.
"Dalam masa Satgas Rafi tahun ini, Pertamina memastikan pasokan dan distribusi energi untuk masyarakat selama masa Ramadan dan Idul Fitri berjalan aman dan lancar" tambah Satria.
Menurut Satria, konsumsi produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Riau diperkirakan meningkat 6% bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2024 atau 2.656 Kilo Liter (KL) menjadi 2.815 KL.
Sementara konsumsi produk Gasoil (Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) diprediksi mengalami penurunan 7% bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2024 atau 2.322 KL menjadi 2.160 KL.
"Penyebab penurunan konsumsi gasoil diantaranya disebabkan karena kegiatan transportasi logistik dan industri mengalami penurunan kegiatan jelang hari raya Idul Fitri," katanya.
Menurut Satria, untuk estimasi penyaluran LPG di Riau saat Satgas RAFI tahun ini mengalami kenaikan sebesar 8% bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari 2024 atau 655 Metrik Ton (MT) menjadi 707 MT.
Ia menambahkan, rata-rata konsumsi avtur Satgas RAFI di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru diprediksi akan naik 4% di atas konsumsi normal Bulan Februari 2024. Puncak kenaikan konsumsi avtur pada arus mudik diprediksi terjadi pada 7 April 2024 dengan kenaikan konsumsi sebesar 35% di atas rata-rata harian konsumsi Avtur Bandara SSK II.