ekonomi-bisnis

IFG Gelar Progress X, Dorong Ruang Kerja Inklusif dan Kesetaraan Karier bagi Perempuan

Jumat, 16 Mei 2025 | 19:40 WIB
IFG

RIAUMAKMUR.COM - Indonesia Financial Group (IFG) terus mendorong terciptanya ruang kerja inklusif melalui program Progress X, yang menghadirkan talkshow bertema pemberdayaan perempuan bertajuk "The Joy of Work: Finding Purpose in Workplace as a Career Woman".

Kegiatan ini digelar di Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2025).

Talkshow ini menjadi bagian dari inisiatif IFG untuk membangun budaya kerja yang lebih sehat, setara, dan bermakna bagi seluruh karyawan, khususnya perempuan.

Baca Juga: IFG Perluas Perlindungan Risiko Pertanian, Dorong Swasembada Pangan dan Ketahanan Nasional

Progress X sendiri merupakan program internal yang bertujuan membuka ruang diskusi non-teknis antar insan IFG, guna memperkuat nilai kolaborasi dan empati di lingkungan kerja.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan IFG, di antaranya Direktur Keuangan Heru Handayanto, SEVP Transformasi Meiditomo Sutyarjoko, dan SEVP IT Joseph Georgino Godong.

Turut menjadi pembicara utama, Kepala Divisi Bisnis Capital Market dan Investasi IFG, Anastasia Dara.

Dalam pemaparannya, Dara mengajak peserta untuk merefleksikan makna di balik pekerjaan.

Ia menekankan bahwa bekerja bukan sekadar mengejar angka atau jabatan, melainkan sarana untuk aktualisasi diri dan kontribusi sosial.

“Tujuan bekerja bukan hanya mengejar angka, tapi memberi dampak. Tidak sekadar kontribusi terhadap target profesional, melainkan juga bagaimana kita memberi nilai positif dalam kehidupan pribadi. Keseimbangan ini bisa dijalani oleh seluruh perempuan di IFG,” ujarnya.

Dara menegaskan, perempuan di IFG tidak perlu memilih antara karier atau keluarga, karena keduanya bisa dijalani secara selaras.

Menurutnya, hal ini bisa terwujud berkat budaya kerja IFG yang mendukung keseimbangan antara peran profesional dan personal.

“Perempuan tidak harus memilih. Kita bisa sukses dalam versi kita sendiri. Dukungan dari keluarga, tim kerja, dan keyakinan diri menjadi kunci utamanya,” tambah Dara.

Melalui kebijakan yang inklusif dan lingkungan kerja yang suportif, IFG mendorong karyawan perempuan untuk berkembang tanpa harus mengorbankan peran lain di luar kantor.

Pendekatan ini menjadi pembeda IFG dari banyak perusahaan lain, dengan menempatkan fleksibilitas, dukungan emosional, dan ruang aktualisasi pribadi sebagai pilar penting dalam budaya kerja.

Halaman:

Tags

Terkini