RIAUMAKMUR.COM - Insiden terbakarnya mobil listrik Wuling Air EV di Jalan Soekarno Hatta arah Moh Toha, Kota Bandung, Sabtu malam (5/7/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, menjadi perhatian luas publik, terutama di media sosial.
Dalam rekaman yang viral di Instagram melalui akun @groupotomotif1990 pada Minggu (6/7/2025), tampak Wuling Air EV dilalap api, terutama di bagian depan kendaraan yang berdekatan dengan port pengisian baterai.
Api diduga muncul akibat korsleting listrik dan disertai suara ledakan saat api membesar.
Baca Juga: Pecinta Game dan Sering Belanja Pernak Pernik Game Berkeempatan Dapat Mobil Wuling Air EV di UniPin
Seseorang yang diduga sebagai pemilik kendaraan sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun upaya tersebut gagal.
Sementara itu, sejumlah kendaraan lain di sekitarnya, termasuk sebuah bus, terlihat panik berusaha menghindari kobaran api di tengah kondisi hujan.
"Sebetulnya mau mobil listrik atau bukan, hari apes tidak ada yang tahu. Tapi ini sepertinya karena konsleting listrik," tulis akun @groupotomotif1990 dalam unggahannya.
Insiden ini memicu gelombang reaksi dari warganet yang menyoroti keamanan kendaraan listrik dan pentingnya perawatan sistem kelistrikan yang baik.
Beberapa netizen bahkan mempertanyakan apakah mobil listrik memang benar-benar aman dari risiko kebakaran.
"Tiang listrik kalau terbakar memang harus ada bensinnya? Berarti ya karena konslet," komentar akun @diadiii.
"Mobil listrik, tapi tetap bisa terbakar, ngeri juga pas lihat videonya," tulis akun lain @cakuerieri.
Unggahan tentang insiden ini juga memicu banjir komentar di laman resmi Instagram Wuling Motors Indonesia (@wulingmotorsid). Warganet ramai menyebut insiden tersebut dan meminta klarifikasi dari pihak pabrikan.
"Mobil listrik kebakar di Bandung tuh, Min. Sudah viral, bagian depannya kebakar pas hujan pula," komentar akun @adhy.rahadyan di salah satu postingan promosi Wuling Motors.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Wuling Motors Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.