RIAUMAKMUR.COM – PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau tidak hanya fokus pada penjualan dan layanan purnajual sepeda motor Honda.
PT CDN Riay juga berkomitmen menjadi pelopor keselamatan berkendara roda dua melalui berbagai edukasi, termasuk teknik pengereman yang aman dan optimal.
Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan pengendara motor adalah menarik tuas rem hanya dengan satu atau dua jari.
Baca Juga: Scoopy Velocreativity BBQ Ride Ajak Komunitas City Rolling dan Seru-Seruan Bareng di Pekanbaru
Kebiasaan ini kurang efektif dan bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, PT CDN Riay menganjurkan penggunaan empat jari telunjuk, tengah, manis, dan kelingking saat menarik tuas rem untuk hasil pengereman yang maksimal.
Dengan menarik tuas rem menggunakan empat jari, pengendara mendapatkan distribusi kekuatan yang merata sehingga tekanan pada tuas rem lebih seimbang dan kuat. Hal ini memungkinkan daya pengereman maksimal dengan usaha minimal.
Selain itu, kontrol terhadap pengereman menjadi lebih presisi, terutama di jalan licin. Menggunakan empat jari juga membantu mengurangi kelelahan saat berkendara dalam waktu lama atau di kemacetan.
Manager Sales PT CDN, Jonny Winata, menjelaskan bahwa tidak sedikit kecelakaan lalu lintas terjadi karena teknik pengereman yang salah.
Sepeda motor Honda sendiri sudah dilengkapi fitur seperti Combi Brake System (CBS) dan Anti-lock Braking System (ABS).
CBS membantu mendistribusikan tekanan rem ke roda depan dan belakang secara merata untuk pengereman yang lebih stabil.
Sedangkan ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak.
Instruktur Safety Riding PT CDN, Rama Dhandyano, menambahkan bahwa teknik pengereman dengan empat jari dapat dilatih secara bertahap.
“Mulailah dengan memposisikan empat jari pada tuas rem dan menariknya sesuai kebutuhan. Hindari menarik terlalu keras agar traksi roda tidak hilang, dan selalu kombinasikan rem depan dan belakang untuk keseimbangan pengereman,” ujarnya.
“Pengereman menggunakan empat jari perlu kita latih dan biasakan. Dengan teknik ini, pengendara bisa melakukan pengereman optimal dalam berbagai kondisi lalu lintas, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan,” lanjut Rama.
"#Cari_Aman saat naik motor, lakukan teknik berkendara yang optimal," tutup Rama.