ekonomi-bisnis

DJP Buka-Bukaan Soal Pajak Sawit Riau yang Masih Jadi Andalan Penerimaan, Ini Penjelasannya

Minggu, 26 Maret 2023 | 12:24 WIB
Pajak sawit Riau masih jadi andalan penerimaan (Ilustrasi)

Sektor perkebunan kelapa sawit ke depan masih diyakini akan menjadi sektor andalan dalam penerimaan pajak di Riau. 

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Riau, Ahmad Jamhari mengatakan, saat ini hingga ke depannya sektor sawit masih akan jadi primadona karena penerimaan pajaknya besar.

“Sawit untuk sekarang bahkan ke depan, dipercaya akan jadi primadona di Riau,” katanya beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, kontribusi sawit pada sektor ekonomi telah menyadarkan banyak pihak, bahwa komoditi perkebunan ini sangat menjanjikan ketahanan ekonomi masyarakat di masa depan. 

Atas dasar itu, kata dia, pemerintah kian gencar dalam upaya peremajaan kebun sawit masyarakat agar sawit berkelanjutan terus terjaga.

“Sehingga dampak secara hilirnya juga akan berimbas pada peningkatan penerimaan negara, terutama dari sisi pajak sebagai salah satu pendapatan negara,” sambungnya.  

Dijelaskan, upaya peremajaan kebun sawit merupakan salah satu kebijakan agar imbal hasil bisa didapat secara berkesinambungan. 

Tumbuhan jenis palm ini, kata dia, secara siklus kehidupan juga memiliki batas produksi maksimal. 

Apabila tidak ada kebijakan yang mengarah pada keberlangsungan dan keberlanjutan, maka jumlah produksinya akan menurun, dan akan sangat berdampak terhadap ekonomi rakyat dan pendapatan negara. 

“Seperti kita ketahui, masa produksi maksimalnya 20 tahun, setelah itu akan turun. Kalau tidak dilakukan peremajaan, ke depan tentu nilai ekonomis dari sektor ini tak lagi bisa diandalkan,” tuturnya.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Riau mencatat penerimaan sebesar Rp3,3 triliun hingga Februari 2023, atau 15,28 persen. 

Realisasi ini tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 49,24 persen. Dielaskan ada lima sektor dominan yang berkontribusi besar terhadap realisasi pajak. 

“Adapun nilai kontribusinya sebesar 76,79% dari total penerimaan netto Kanwil DJP Riau di periode yang sama,” katanya.

Selain itu, untuk penerimaan tiga sektor terbesar, yakni sektor perdagangan, industri pengolahan, pertanian sebesar Rp2,4 triliun atau berkontribusi sebesar 71,69 persen dari total penerimaan Netto. 

Halaman:

Tags

Terkini