ekonomi-bisnis

Fluktuasi Harga Minyak Dunia, Aspebindo Sarankan Hal Ini ke Pemerintah

Selasa, 4 April 2023 | 19:46 WIB
Ilustrasi harga minyak mentah dunia yang terus berfluktuasi dalam beberapa waktu terakhir. (Sumber: Google) (M Iqbal)

JAKARTA — Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) menyoroti soal harga minyak mentah dunia yang terus berfluktuasi dalam beberapa waktu terakhir.

Di Indonesia sendiri, situasi tersebut turut menjadi perbincangan publik di berbagai ruang satu pekan belakangan ini.

Maka dari itu, ASPEBINDO pun menyampaikan beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan pemerintah guna ketahanan energi nasional.

Ketua Umum ASPEBINDO, Dr. Anggawira mengatakan bahwa fluktuasi harga minyak mentah dunia memberikan dampak yang signifikan bagi industri energi di Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya menyarankan pemerintah Indonesia terus menggenjot produksi minyak dalam negeri melalui investasi.

“Kita perlu memperkuat ketahanan energi nasional dengan meningkatkan produksi minyak dalam negeri. Investasi dalam produksi minyak dan gas harus ditingkatkan agar kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah,” ujar Dr. Anggawira melalui keterangan tertulisnya pada Selasa, 04 April 2023.

Pria yang akrab disapa AW ini juga menambahkan bahwa ASPEBINDO mendukung pengembangan sumber energi terbarukan sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil yang cenderung tidak stabil harganya. Namun, menurutnya, pengembangan sumber energi terbarukan tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, sehingga produksi minyak dalam negeri tetap menjadi prioritas.

Sebagai informasi tambahan, ASPEBINDO menekankan pentingnya menjaga kestabilan harga minyak dalam negeri agar industri energi dapat berjalan dengan lancar dan tidak terganggu oleh fluktuasi harga minyak dunia.

Harga minyak mentah dunia cenderung fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global, kebijakan energi negara-negara produsen, dan faktor-faktor geopolitik.

“Saya rasa pemerintah melalui Kementerian ESDM dan berbagai pemangku kepentingan sudah bekerja keras memikirkan hal ini. Yang terpenting adalah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui berbagai upaya yang bukan hanya terukur, tetapi juga berkelanjutan,” tutup Anggawira yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral BPP HIPMI itu.

Tags

Terkini