PEKANBARU — Grup kerja sama bilateral atau GKSB badan kerja sama antar parlemen DPR RI dengan pihak Parlemen Amerika Serikat (AS) sepakat untuk memperkuat kerja sama terutama di sektor ekonomi.
Kesepakatan antara DPR RI dan Parlemen AS ini sebagai bentuk mempererat hubungan bilateral di parlemen antara kedua negara dengan Delegasi House Democracy Partnership (HDP) atau Kongres Amerika Serikat di berbagai bidang.
“Termasuk lah di dalamnya kerja sama pada sektor perdagangan, investasi dan ketahanan negara,” kata Ketua GKSB DPR RI - Parlemen AS Charles Honoris di Senayan, Jakarta, Rabu (3/5/2023).
Dia mengatakan, kunjungan dari delegasi kongres Amerika Serikat ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antar kedua parlemen.
Dalam pertemuan itu, masing-masing pihak juga sudah membahas berbagai hal yang berkaitan dengan perdagangan, investasi dan hingga ketahanan.
“Dan kedepan, tentunya kita akan memperkuat kerjasama antar Parlemen dengan memperbanyak kunjungan baik ke Indonesia maupun Amerika Serikat. Jadi ini adalah upaya untuk mempererat hubungan bilateral antara dua negara,” ujarnya.
Charles mengungkapkan dalam pertemuan ini juga dibahas beberapa hal yang dibidangi oleh lintas komisi di DPR RI.
Adapun isu yang dikupas yakni seputar energi, energi terbarukan, lingkungan, perdagangan, pertahanan dan juga agrikultur.
Dia menyebut, kedua parlemen menyepakati dan saling mendukung satu sama lain terhadap upaya-upaya yang memperkuat keamanan dan stabilitas di kawasan Laut Cina Selatan.
Pihak parlemen dari Amerika Sekitar juga memiliki keinginan yang sama dengan Indonesia untuk memperjelas bahwa Laut Cina Selatan tetap bisa dilalui
“Dengan demikian, kami mendukung aksi perdamaian dan stabilitas negara,” tuturnya Charles.***