ekonomi-bisnis

TikTok Mau Lakukan Investasi di Indonesia, HIPMI Berikan Catatan Ini

Selasa, 27 Juni 2023 | 12:16 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Perindustrian dan Perdagangan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong (M Iqbal RM)

RIAUMAKMUR.COM, JAKARTA - CEO TikTok Shou Zi Chew belum lama ini bertemu dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di kantor Kementerian Perdagangan.

Pada pertemuan itu, Shou menjelaskan soal rencana TikTok untuk melakukan investasi di Indonesia sebesar USD10 miliar atau Rp148 triliun (kurs Rp14.800).

Shou menyebutkan jika pihaknya akan melakukan investasi miliaran dolar selama tiga sampai lima tahun ke depan.

Investasi itu akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur data center, pelatihan sumber daya manusia, dan pemberdayaan konten kreator lokal.

Baca Juga: Tips dan Trik Mengoptimalkan CVT pada Motor Matic

"Kami melihat peluang pertumbuhan kami di sini. Dan kami akan untuk berinvestasi lebih banyak di negara ini dan tentu saja di kawasan ini," kata Shou.

Shou menjelaskan jika TikTok memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia, yang saat ini merupakan pasar terbesar TikTok di Asia Tenggara dengan jumlah pengguna aktif bulanan lebih dari 125 juta.

Hal ini mendapatkan apresiasi dari beberapa kalangan, tetapi juga memberikan catatan apabila TikTok melakukan investasi di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Perindustrian dan Perdagangan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong, menyampaikan bahwa TikTok sebagai platform yang sedang nge-trend di kalangan anak muda.

Selain itu, banyak juga kalangan lain yang mendapatkan keuntungan di TikTok baik secara halal maupun haram.

"Jumlah pengguna TikTok yang cukup besar di Indonesia sekitar jumlah pengguna sebanyak 113 juta. TikTok wajib melakukakn beberapa hal, yaitu: kontribusi berupa promosi secara gratis bagi konten lokal dan UMKM, sosialisasi berbagai kebijakan ekonomi, ya minimal keduanya agar ekosistem ekonomi digital di Indonesia semakin maju," jelas Anthony dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Layanan Terdigitalisasi di 32 Gerai IM3

Anthony yang juga merupakan pakar digital menjelaskan jika TikTok investasi di Indonesia sangat bagus, tapi sekali lagi harus kolaborasi dengan perusahaan dalam negeri di bidang digital dan UMKM agar tercipta ekosistem ekonomi digital yang menguntungkan bagi semua lapisan masyarakat

"Kami hanya ingin, setiap investasi yang masuk ke Indonesia dibidang ekonomi digital, harus mendukung dan menaikkan kelas para UMKM ataupun startup/perusahaan anak bangsa. Harus ada program kongkrit kolaborasinya dengan anak bangsa, influencer lokal, dan sustainable sinerginya," ungkap Anthony.

Halaman:

Tags

Terkini