RIAUMAKMUR.COM — China kian agresif mengganti dolar global ke emas.
Bank sentral district China terus membeli emas dan mengurangi dominasi terhadap dolar global.
Apa yang tengah dipertimbangkan China mengikis ketergantungan terhadap dolar global dan menggantinya dengan emas?
Data resmi yang dilaporkan Insider, Beijing menambahkan 23 ton cadangan emas pada bulan Juni.
Dengan penambahan tersebut, People's Bank of China saat ini memiliki cadangan hingga 2.330 ton emas.
Selain emas, cadangan devisa China juga naik sebesar US$ 16,4 miliar pada bulan Mei. Pada akhir Juni, bank sentral Negeri Panda memegang devisa hingga US$ 3,193 triliun.
Penimbunan emas terjadi di tengah upaya negara itu untuk mengikis dominasi dolar global serta meningkatnya kegelisahan ekonomi dan geopolitik.
Hal ini terjadi setelah Rusia menyerang Ukraina, yang dibalas AS dengan deretan sanksi ekonomi yang merugikan Moskow hingga US$ 300 miliar.
Rusia kemudian juga mengusulkan langkah dedolarisasi dalam pakta dagangnya bersama China, India, Brasil, dan Afrika Selatan, BRICS.
Pakta itu membentuk 30% dari ekonomi dunia. Masalahnya, langkah seperti tidak cuma dilakukan Chin, taping juga bank sentral di negara lain.***