KUANSING - Bulan suci Ramadhan menjadi salah satu momen yang pas untuk membuat ataupun berburu berbagai macam kuliner, salah satunya membuat Sarang Panyongek.
Sebab, saat berpuasa bermacam-macam makanan menjadi hal wajib untuk dijadikan santapan waktu berbuka puasa tiba.
Di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, ada salah satu makanan khas yang tidak boleh ditiggalkan saat bulan Ramadhan, yakni Sarang Panyongek.
Meskipun tengah bersaing dengan jajanan atau makanan kekinian saat ini, kuliner tradisional Sarang Panyongek masih menjadi primadona dikalangan ibu-ibu di Kota Jalur.
Pasalnya, selain cara pembuatannya yang mudah dan unik, makanan tradisional Sarang Panyongek tersebut harus tetap dipertahankan, sebab itu bagian dari khazanah budaya masyarakat Kuansing.
Masri (61), warga Desa Pulau Tengah Kecamatan Pangean Kabupaten Kuansing, saat dijumpai Riaumakmur.com sedang asyik membuat makanan tradisionla Sarang Panyongek dibelakang rumahnya.
Tidak seperti makanan yang setiap harinya mudah ditemukan, kuliner tradisional yang berbahan tepung beras ketan ini sangat jarang ditemukan, biasanya warga Kuansing membuatnya hanya pada hari-hari tertentu saja, seperti bulan puasa, syukuran, dan momen terbatas lainnya.
"Inikan bulan puasa, saya membuat Sarang Panyongek supaya anak-anak saya yang dari rantau pulang ke kampung tidak lupa dengan makanan nenek moyangnya," jelas Masri di Pangean, Minggu (26/3).
Biasanya kata Masri, warga Pangean Kuansing menggunakan kuali besi tanpa minyak untuk membakar atau mencetak adonan tepung Sarang Panyongek, dengan menggunakan tungku kayu sebagai media pembakarannya.
Nah, untuk bahan dan cara pembuatannya tidak sulit dan tidak susah.
Bahan adonan Sarang Panyongek :
. Tepung beras ketan (takaran sesuai selera)
. Air putih secukupnya
Cara membuatnya :
. Masukkan dan aduk rata tepung dan air secukupnya kedalam wadah yang telah disiapkan
. Setelah menjadi adonan, panggang di panci anti lengket yang telah disiapkan dan dipanaskan . Tuangkan adonan kedalam panci tanpa menggunakan minyak
. Bakar dan tunggu adonan kurang lebih 15 menit
. Jangan lupa di bolak balik hingga adonan matang, dan angkat
Bahan membuat kuah Sarang Panyongek :
. Santan
. Gula pasir
. Gula merah
. Garam
. Daun pandan
Cara membuatnya :
. Tuangkan santan kedalam panci yang sudah disiapkan
. Masukkan secukupnya gula merah, gula pasir, dan sedikit garam
. Aduk hingga mendidih pada api sedang
. Setelah mendidih masukkan daun pandan
. Tunggu hingga mengental dan matang
Cara penyajian :
. Siapkan piring dan ambil secukupkan adonan Sarang Panyongek yang sudah dibakar
. Lalu tuangkan kuahnya
. Sarang Panyongek siap dihidangkan dan disantap saat berbuka puasa.