122 Kasus Sifilis Ditemukan di Riau Sepanjang 2023, Daerah Mana Tertinggi?

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Jumat, 12 Mei 2023 | 18:12 WIB
Bakteri Treponema pallidum yang Menyebabkan Penyakit Sifilis. (Pixels)
Bakteri Treponema pallidum yang Menyebabkan Penyakit Sifilis. (Pixels)

PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat kasus penyakit raja singa atau sifilis di Riau mencapai 122 kasus sepanjang awal 2023

Kepala Diskes Riau, Zainal Arifin melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dr Agrina Melia, MKes menjelaskan bahwa kasus infeksi menular seksual (IMS) sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri.

"Kasus IMS (sifilis, red) di Riau dari Januari hingga Mei 2023, mencapai 122 kasus dan 69 kasus sudah diobati," kata Melia, Jumat (12/5/2023).

Ia merincikan bahwa 122 kasus sifilis di Riau ini tersebar di 11 kabupaten kota di Riau kecuali Siak. Yakni, Dumai 43 kasus, Indragiri Hilir 33 kasus, Bengkalis 19 kasus, Pelalawan 13 kasus, Pekanbaru 5 kasus, Rokan Hilir 3 kasus dan Kuantan Singingi (Kuansing) 2 kasus

Selanjutnya, Indragiri Hulu, Kampar, Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu masing-masing daerah terdapat 1 kasus. Sedangkan, Siak belum terdapat laporan kasus.

"Data ini merupakan data dari kabupaten kota yang masuk ke Diskes Riau selama Januari-Mei 2023. Kasus sifilis terbanyak ditemukan di Dumai mencapai 43 kasus dan sudah 33 yang diobati," jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Meli, kasus sifilis di Riau mencapai 608 kasus di tahun 2022.

"Dari 608 kasus, 317 kasus telah diobati. Kasus tertinggi di Pekanbaru 159 kasus dan Dumai 130 kasus," jelasnya.

"Belum bisa kita simpulkan apakah tren kasus sifilis ini mengalami kenaikan atau tidak, sebab periode tahun ini baru sampai Mei," imbuhnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X