RIAUMAKMUR.COM - Melati merah, bunga kecil yang selama ini identik dengan warna putih dan aroma harumnya yang khas, ternyata memiliki varietas lain yang tak kalah menarik.
Melati merah, atau yang dikenal dengan sebutan melati Belanda (Quisqualis indica), mulai mencuri perhatian pecinta tanaman hias berkat keindahan warna dan bentuknya yang unik.
Melati merah berbeda dengan melati putih (Jasminum sambac).
Baca Juga: Resep Racikan Segar Es Teh Melati Jahe Lemon yang Bikin Hari Lebih Adem
Bunga ini memiliki gradasi warna yang memukau, mulai dari merah muda hingga merah terang seiring proses kematangan.
Kelopak bunganya berbentuk bintang dengan lima hingga enam helai lebar, memberikan tampilan yang elegan dan eksotis.
Tidak hanya indah, bunga ini juga mengeluarkan aroma harum yang menenangkan, mirip dengan karakteristik melati putih.
Sebagai tanaman tropis, melati merah tumbuh subur di daerah beriklim hangat seperti Indonesia.
Meski dapat ditemukan di berbagai wilayah, bunga ini sering dianggap langka karena kurang dikenal masyarakat.
Baca Juga: Cara Menanam Bunga Melati di Pot Agar Cepat Berbunga
Padahal, melati merah memiliki potensi besar untuk mempercantik taman rumah atau menjadi koleksi tanaman hias yang menarik perhatian.
Menurut buku Ensiklopedia Milenium: Bunga-bungaan karya Hembing Wijayakusuma (2000), melati merah menawarkan keindahan yang tidak kalah dibandingkan varietas melati lainnya.
Bunganya awalnya berwarna putih atau merah muda, lalu berubah menjadi merah tua atau ungu seiring waktu.
Daun hijau cerah dengan bentuk oval menambah kesan alami dari tanaman ini.