RiauMakmur.com - Beberapa hari terakhir, media sosial Twitter dihebohkan dengan cuitan warganet yang mengaku bahwa tubuhnya tidak cepat haus dan lemas selama berpuasa, usai rutin meminum oralit setiap sahur.
Sontak saja, cuitannya tersebut viral dan menjadi topik pembahasan. Sebagian warganet ada yang menyetujui hal tersebut. Namun ada pula yang tidak percaya dan merasa bahwa mengonsumsi bubuk oralit dalam jangka panjang akan berbahaya bagi tubuh.
Lalu, bernarkah meminum oralit bisa membuat tubuh lebih mampu menahan rasa haus dan lemas saat berpuasa di bulan Ramadan?
Berdasarkan penjelasan dari Spesialis anak di Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Kurniawan Satria Denta, mengonsumsi oralit saat sahur memang membantu tubuh tidak cepat haus selama puasa.
Denta menjelaskan, larutan oralit ini sangat mudah diserap, sehingga cairan tubuh tidak cepat hilang.
"Iya benar. Secara umum aman," jelas dr Kurniawan Satria Denta seperti yang dilansir dari Kompas.com, Rabu (22/3/2023).
Sementara itu, ahli penyakit dalam dan Chairman Junior Doctor Network (JDN) Indonesia, dr Andi Khoimeni Takdir menyebutkan bahwa oralit memang berguna untuk mengganti cairan elektrolit yang hilang.
Namun, cairan elektrolit tersebut tidak hanya didapat dari bubuk oralit. Tetapi juga dari mengonsumsi sayur dan buah-buahan saat sahur dan berbuka puasa.
"Oralit memang dimaksudkan untuk mengganti kebutuhan elektrolit yang hilang, jadi tidak spesifik untuk puasa. Intinya, pola makan yang sehat saja saat sahur. Insyaallah, 'oralit'nya sudah tercukupi," jelas dr Andi Khoimeni Takdir seperti yang dilansir dari Kompas.com.