Pada tahapan selanjutnya, ember yang sudah berisi dengan bibit jamur pada bagian tutupnya direkatkan dengan menggunakan selotip, agar lebih kedap terhadap udara.
Ember yang sudah berisi dengan bibit jamur lalu diletakkan pada tempat yang teduh dan pastikan kelembabannya selalu terjaga dengan cara rutin melakukan penyiraman.
Setelah lima hari, kita dapat melihat bagaimana fermentasi terjadi. Bibit-bibit jamur yang sudah ditebar akan saling mengikat satu sama lain, dan akan terus mengalami pertumbuhan seiring berjalannya waktu
Sejak awal penanaman kita harus selalu melakukan penyiraman sekali hingga dua kali sehari, untuk menjaga kelembaban. Di saat cuaca panas intensitas penyiraman harus lebih sering dilakukan.
Setelah 21 hari, jamur-jamur sudah memperlihatkan pertumbuhan mereka lewat lubang-lubang kecil pada bagian ember. Pada usia 24-30 hari, jamur-jamur segar ini sudah bisa dipanen.***