gaya-hidup

Ratok, Seni Syair Dari Rokan, Sebagai Penyampai Pilu

Minggu, 21 Mei 2023 | 08:00 WIB
Ratok Rokan (Youtube Kamar Zaman)

RIAUMAKMUR.COM - Pernah dengar istilah Ratok? Taukah kamu bahwa Ratok merupakan sebuah kesenian yang berasal dari daerah aliran Sungai Rokan atau daerah Rokan.

Ratok asal Rokan menjadi salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Kesenian atau kebiasaan adat dari daerah Riau. Kesenian tersebut terdaftar dalam WBTB pada tahun 2019.

Mengutip dari website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ratok adalah logat Rokan untuk kata ratap. Dinamakan demikian karena kesenian ini berupa syair yang didendangkan seperti ratapan.

Baca Juga: Hasil Pertemuan dengan SBY di Pacitan, Prabowo: Mau Tahu Aja

Kesenian tradisi ini lazimnya dilakukan oleh seorang perempuan yang memang berprofesi sebagai tukang ratok bayaran.

Ratok ini biasanya ditampilkan pada sebuah perpisahan, seperti acara sesudah sesorang wafat.

Ratok ini memang terlihat bagai sebuah ratapan yang disampaikan dengan irama penyampaian khas.

Baca Juga: Jarang Diperhatian Pemerintah, Ini Harapan Guru Swasta ke Husaimi Hamidi

Penbawa Ratok ini sering disebut sebagai paratok atau moratok.

Dalam Ratok ini kalimat yang disampaikan dalam logat daerah Rokan ini dilantunkan dengan irama tertentu, ini terkadang membuat terenyuh orang yang mendengarkannya.

Selainan alunan syair berirama, ratok ini juga diiringi dengan ekspresi tubuh.

Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta Bandung Mulai Dites

Biasanya Ratok bisa dilihat ketika ada Keluarga orang yang meninggal memang secara khusus memanggil orang yang dikenal bisa moratok (membawakan ratok) untuk Ratok dicara.

Perlu diketahui, Ratok tidak sepenuhnya bisa dikatakan sebagai sebuah hiburan karena lantunan kata syair yang dilantunkan berirama dengan di iieringi ekspresi tubuh ini menggambarkan kepedihan seperti yang tertuang dalam syairnya.

Ekspresi yang ditampilkan pada Ratok ini bisa menggoyangkan tubuh, menepul-nepuk paha, dada bahkan lantai.

Halaman:

Tags

Terkini