RIAUMAKMUR.COM - Anggota NCT, Taeyong baru saja comeback dengan album baru pada 26 Februari kemarin. Lagu dan MV utama berjudul TAP pun telah diluncurkan.
Sesaat setelah dirilis, MV TAP Taeyong yang dibagikan melalui kanal YouTube resmi SMTOWN menuai sorotan netizen di komunitas online.
TAP sendiri merupakan lagu KPop hip hop unik yang menggabungkan drum modern dengan irama groovy, track bass, suara gitar bergaya rock yang dikombinasikan dengan rap Taeyong.
Berbeda dengan lagunya yang menuai reaksi positif, MV TAP justru menjadi kontroversi di kalangan netizen Korea karena dianggap terlalu bergaya Jepang.
Selain syuting di Jepang, MV TAP juga dipenuhi teks berbahasa Jepang. Netizen Korea mengaku heran, sebab Taeyong bukanlah anggota Jepang, dan lagunya pun tidak dirilis untuk pasar negeri sakura tersebut.
Pendapat netizen pun terbagi. Ada yang menyebut hal tersebut bukanlah masalah besar, namun ada juga yang mengaku MV TAP sudah keterlaluan.
Baca Juga: Catchy Banget! Lagu dan MV Baru Taeyong - TAP Tuai Pujian Netizen Korea, Sudah Nonton?
Sebab, MV comeback Taeyong setelah 8 bulan itu dirilis berdekatan dengan tanggal 1 Maret, yang merupakan peringatan Gerakan Samil atau gerakan memprotes kolonisasi Jepang di Korea Selatan.
"Saya pikir itu adalah orang Jepang, menyanyikan lagu Jepang di Jepang," ungkap Knetz.
"Anak-anak... Ini adalah Jepang yang sedang kita bicarakan, Jepang... Bukan negara lain, tapi Jepang ㅋㅋㅋㅋㅋ," tambah yang lain.
Baca Juga: Sudah Lama Ditunggu, ILLIT Akan Debut dengan Mini Album Super Real Me 25 Maret Mendatang
"Hah apakah itu sebuah konsep?? Apakah lagu itu berhubungan dengan dangos? Bagaimana ini perlu?," sebut yang lainnya.