Suatu ketika, Yue Qianling akhirnya memberanikan diri untuk mengakui perasaannya tepat sebelum kelulusan sekolah. Namun sayang, ia ditolak.
Karena merasa sedih dan sakit hati, Yue Qianling melampiaskan perasaannya itu dengan bermain video game dan tanpa sadar membantai 18 lawannya.
Di dalam game tersebut, Yue Qianling berteman dan bekerjasama dengan sebuah akun anonim dan mereka sudah berinteraksi lama. Keduanya bahkan bertukar rahasia, dan partner game nya tau Yue Qianling ditolak oleh orang yang ia suka.
Diam-diam, partner game nya merasa senang meskipun sang gadis melampiaskan kesedihannya dengan bermain game tanpa ampun. Namun, takdir ternyata selucu itu. Partner game Yue Qianling ternyata adalah Gu Xun, orang yang disukainya dalam waktu yang lama dan bahkan perasaannya telah ditolak!***