RIAUMAKMUR.COM - Penjualan album RIIZE ditangguhkan oleh beberapa akun seller luar negeri akibat insiden karangan bunga pemakaman yang menghebohkan.
Sebelumnya, penggemar RIIZE di Korea membanjiri gedung SM Entertainment dengan karangan bunga untuk memprotes kembalinya Seunghan setelah 10 bulan hiatus.
Akibat insiden penolakan tersebut, Seunghan akhirnya memilih untuk keluar dari RIIZE, tepat dua hari ketika pertama kali ia dikonfirmasi kembali.
Kejadian ini pun menghebohkan banyak penggemar RIIZE di luar negeri. Mereka menaikkan hastag protes yang meminta agar SM Entertainment menegakkan keadilan bagi Seunghan.
Tak cukup sampai disitu, akun-akun seller album KPop di luar negeri secara kompak menangguhkan penjualan album dan merch RIIZE, demi menghargai pembeli dan penggemar.
Kabar ini pun menghebohkan netizen Korea di forum komunitas online. Namun, respon Knetz justru dingin dan blak-blakan menyebut bahwa penangguhan penjualan album RIIZE di luar negeri tak akan berdampak besar.
Langkah SM Entertainment yang lebih mendengarkan pendapat penggemar Korea justru disebut lebih masuk akal.
"Tapi ini adalah anak-anak yang hampir tidak tahu siapa Seunghan dan RIIZE, jadi siapa yang peduli ㅋㅋㅋㅋㅋ Mereka tidak punya uang, bahkan tidak tahu fanchant dan hanya menunjukkan "RIIZE" di tengah-tengah lagu," sindir netizen.
"Saya rasa mereka tidak akan memiliki dampak sebesar itu... Siapa yang peduli, Korea akan tetap mendukung mereka," sambung netizen.
Baca Juga: Dikecam Knetz dengan Karangan Bunga Kematian, Seunghan Pilih Tinggalkan RIIZE
"Apa yang mereka lakukan? ㅋㅋ Mereka sangat berantakan," sebut netizen.