RIAUMAKMUR.COM - Girl grup NewJeans dilaporkan baru saja mengeluarkan surat peringatan kepada ADOR, terkait masalah pelanggaran kontrak.
Pada 13 November, anggota NewJeans meminta agar agensi memperbaiki pelanggaran kontrak serius yang baru-baru ini terungkap. Jika tidak, mereka mengancam akan keluar dari agensi.
"Jika ADOR tidak memenuhi permintaan perbaikan, (kami) berencana untuk mencabut kontrak eksklusif kami," tulis anggota NewJeans.
Baca Juga: Perubahan Bio Akun Instagram Aktor Song Jaerim Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia Ini Tuai Sorotan
Setelah kabar tersebut meluas, media Korea pun memprediksi biaya penalti yang akan dibayarkan NewJeans jika mereka memutuskan kontrak.
Menurut media setempat, ADOR menghasilkan pendapatan sekitar 135 juta USD, yang merupakan pendapatan NewJeans sehingga denda yang harus dibayarkan diprediksi sebesar 300 miliar won atau 213 juta USD.
Selain biaya penalti, NewJeans juga disebut harus menyerahkan nama grup, Karena ADOR dan HYBE memiliki IP NewJeans. Sehingga grup tersebut kemungkinan besar harus beroperasi dengan nama baru jika ingin menjadi independen.
Baca Juga: Anggota TWS Asal China Ini Jadi Perbincangan Netizen Korea, Visual Sempurna yang Buat Jatuh Cinta
Laporan media tersebut kemudian menjadi sorotan netizen Korea. Knetz justru berpendapat, bahwa HYBE lah yang melanggar kontrak terlebih dahulu.
Knetz menyebut anggota NewJeans adalah korban, sehingga HYBE lah yang seharusnya membayar penalti mereka.
"Apakah mereka benar-benar berpikir bahwa NewJeans akan membayar," ujar netizen.
Baca Juga: NewJeans Tak Hadir di MelOn Music Awards 2024, Netizen Korea 'Singgung' HYBE
"Mereka tidak akan membayar apa pun yang terjadi," tambah yang lain.
"Beritahu HYBE untuk bersiap-siap membayar biaya penalti. Mereka telah melanggar beberapa ketentuan kontrak, dan itulah yang telah dipublikasikan," sindir netizen.