"Dengan adanya event ini akan tumbuh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Bagansiapiapi khususnya dan Rokan Hilir pada umumnya. Ini juga sejalan dengan program bangga berwisata di Indonesia," pungkasnya.
Setelah dilepas Gubernur Riau, replika kapal tongkang diarak dan digotong secara bergantian, diikuti oleh peserta ritual dan pengunjung yang hadir yang mayoritas mengenakan busana berwarna merah. Perlengkapan ornamen Tionghoa pun memenuhi kota itu. Seketika kota itu tampak seperti sebuah China Town. Meriah sekali.
Ketika itu, rintikan air hujan sempat membasahi lokasi acara. Aroma kepulan asap dari bakaran Hio atau dupa juga tercium tajam. Namun, kondisi itu tak menyurutkan niat wisatawan untuk menyaksikan tradisi tersebut.***