Badminton World Federation (BWF) telah mengonfirmasi, bahwa kualifikasi atau penghitungan poin Race to Olympic Paris 2024 akan dimulai pada 1 Mei mendatang dan berakhir 28 April 2024.
Sistem pengumpulan poin Race to Olympic Paris 2024 ini juga sama seperti olimpiade sebelumnya. Setidaknya, ada 172 atlet yang terdiri dari 86 putra dan 86 putri akan berlaga di Paris nanti.
Selain jalur kualifikasi penghitungan poin, BWF juga memberikan jalur khusus perwakilan tuan rumah, kontinental dan universal.
"Kuota atlet untuk badminton terdiri dari 172 atlet (86 pria dan 86 wanita). Sudah termasuk dua wakil tuan rumah dan empat wakil universal sebagai tambahan kuota reguler atlet yang berjumlah 166," tulis BWF dalam pernyataan resminya.
Untuk sektor tunggal, setiap negara bisa mengirimkan maksimal dua wakil, jika memiliki atlet yang berada di ranking 16 besar sebelum kualifikasi berakhir.
"Ada 35 kuota untuk setiap sektor tunggal yang terdiri dari 1 wakil tuan rumah dan dua untuk universal yang akan diputuskan setelah penghitungan poin berakhir," lanjut BWF.
Senentara untuk sektor ganda, setiap negara juga mengirim dua wakil apabila ada dua nama dalam delapan besar ranking Race to Olympic Paris 2024. Selain itu, setidaknya ada satu perwakilan dari masing-masing benua di sektor ganda. Dengan catatan, atlet tersebut berada di ranking 50 besar dunia.
Sebagai informasi, jika dilihat dari kalender BWF 2023, kejuaran pertama penghitungan poin Race to Olympic Paris 2024 adalah Sudirman Cup.
Sudirman Cup akan diadakan di Suzhou, China pada 14-21 Mei. 16 negara akan bersaing untuk merebut piala bergengsi tersebut.