Final Sudirman Cup 2023 yang berlangsung di Suzhou Olympic Sports Center, Minggu (21/5/2023) akan mempertemukan juara bertahan China, yang ditantang tim Korea Selatan.
Korea Selatan berhasil melangkah ke final Sudirman Cup 2023 setelah mengalahkan Malaysia di semifinal dengan skor 3-1.
Saat itu, di partai pembuka Sudirman Cup 2023, ganda campuran Korea Selatan yang diwakili Seo Seungjae/Chae Yujung menang atas pasangan Malaysia, Chen Tangjie/Toh Eewei. Setelah bertarung selama 51 menit, Seo/Chae berhasil membuka keunggulan timnya dengan skor 11-21, 21-13 dan 21-7.
Baca Juga: 5 Bahasa Tubuh Yang Baik Dicoba Agar Hubungan Langgeng
Setelah unggul 1-0, Malaysia menyamakan kedudukan dengan kemenangan Lee Ziijia. Juara All England 2020 tersebut menang mudah atas wakil Korea Selatan, Jeon Hyeokjin dengan skor 21-11 dan 21-9.
An Seyoung kemudian menambah keunggulan tim Korea Selatan dengan mengalahkan tunggal putri Malaysia, Karupathevan Letshanaa. Pebulutangkis kelahiran 2002 tersebut menang 21-10 dan 21-13.
Di partai penentuan, ganda putra Malaysia yang merupakan juara dunia 2022, Aaron Chia/Soh Wooiyik gagal menyumbang poin. Mereka harus kalah dari pasangan Korea Selatan Kim Wonho/Na Sungseung dua gim langsung, 21-12 dan 21-11.
Baca Juga: Olahraga Jalan Cepat dan Sejumlah Manfaatnya
Sementara itu, berbeda dengan Korea Selatan yang menang mudah, tim China harus mengalahkan Jepang dengan berdarah-darah. Sang juara bertahan seperti lolos dari lubang jarum dan berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-2.
Tim Jepang mencuri poin pertama dari kemenangan ganda campuran, Kyohei Yamashita/Naru Shinoya yang mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping.
Pertarungan ketat tersebut pun berlangsung selama 106 menit. Yamashita/Shinoya menang dengan skor mepet, 26-24, 18-21 dan 24-22.
Tak jauh berbeda, partai kedua yang mempertemukan Shi Yuqi dan Kodai Naraoka pun berlangsung sengit. Setelah bertarung selama 91 menit, Shi Yuqi akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 13-21, 21-15 dan 21-17, serta menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Jepang kemudian kembali unggul lewat Akane Yamaguchi, yang berhasil mengalahkan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yufei dengan skor 21-14 dan 21-15.
Pertarungan selanjutnya terjadi antara Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dan Liu Yuchen/Ou Xuanyi. Keduanya berada di posisi penentuan bagi kemenangan atau kekalahan tim masing-masing.
Hoki/Kobayashi berhasil mencuri gim pertama dengan skor 21-17. Namun Liu/Ou pun mampu memaksakan permainan berlanjut ke gim ketiga setelah unggul di gim kedua, 21-19.
Di gim penentuan, Hoki/Kobayashi sempat match point duluan dengan kedudukan 20-16. Namun, seperti mendapat keajaiban, Liu/Ou kemudian meraih 6 poin beruntun, dan membalikkan keadaan menjadi 22-20.
Setelah skor imbang 2-2, pertandingan berlanjut ke sektor terakhir, yaitu ganda putri. Pasangan nomor 1 dunia, Chen Qingchen/Jia Yifan harus menghadapi Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.
Chen/Jia pun tampil enerjik dan percaya diri, berbanding terbalik dengan Fukushima/Hirota yang underperformed dan terbebani.
China pun berhasil ke final setelah Chen/Jia menang dengan skor 21-11 dan 21-6. Sedangkan Jepang harus puas mendapatkan medali perunggu bersama dengan Malaysia.