RIAUMAKMUR.COM - Gagal melaju ke babak 16 besar, Timnas Indonesia U17 dibubarkan lebih awal.
Namun berakhirnya masa para pemain membela Timnas Indonesia U17 tidak membuat perundungan kepada para pemain berakhir.
Perundungan di sosial media diterima oleh para pemain Timnas Indonesia U17.
Baca Juga: Sinopsis I May Love You, Drachin Modern Terbaru yang Dibintangi Miles Wei dan Huang Riying
Kegagalan Timnas Indonesia U17 lolos babak 16 besar jadi pembahasan yang dilontarkan kepada para pemain.
Psikolog Timnas Indonesia U17, Afif Kurniawan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa perundungan yang diarahkan ke para pemain di media sosial cukup mempengaruhi psikis pemain.
Menurutnya perundungan kepada para pemain masih terjadi sampai setelah empat hingga lima hari setelah pertandingan melawan Maroko.
Baca Juga: Corsec BRI Hendy Bernadi Terpilih Sebagai Ketua FH BUMN
Ia mengatakan ada pemain yang terdampak atas perundungan yang terjadi.
Afif pun meminta netizen bersinergi dengan pemain.
Jangan netizen melancarkan kritikan negatif ke pemain seperti caci maki atau hal diluar nalar.
"Para pemain ini masih remaja dan emosi mereka masih labil," ujarnya.
Ia mengatakan Timnad Indonesia U17 terbuka untuk di kritik namun dengan dasar yang jelas.
Afif membeberkan bukan hanya pendukung yang bersedih, para pemain dan segenap pihak di Timnas Indonesia U17 yang terlibat juga bersrdih atas kegagalan untuk lolos babak 16 besar Piala Dunia U17.