RIAUMAKMUR.COM - Pemain depan atau penyerang Timnas Indonesia dinilai tidak jelas visi permainnannya dan dianggap buruk untuk bermain di Piala Asia pendapat Pelatih Libya
Pelatih Libya Milotin Sredojevic menilai striker Timnas Indonesia terlalu memaksakan diri menahan bola dalam permainan dan tidak jelas visi permainannya, ditambah permainan di lini tengah yang juga tidak begitu baik.
Komentar ini dilontarkan Pelatih Libya usai dua kali laga melawan Libya di Titanic Mardan Sports Complex, Antalya, Turki.
Milotin memberi masukan ke Shin Tae Yong untuk segera membenahi pemain lini depan Timnas Indonesia jika ingin dapat berbuat banyak di Piala Asia.
Tidak hanya pemain depan, lini tengah Timnas Indonesia juga dikritik oleh Pelatih Libya tersebut.
Baca Juga: Satu Minggu Tidak Tayang, Rating Drama Kim Yoojung dan Song Kang 'My Demon' Stabil di Bawah 4 Persen
Menurutnya permainan lini tengah Indonesia tidak tenang, terlalu grasa grusuk dan amburadul.
"Akhirnya saya sudah menyelesaikan dua laga uji coba melawan Timnas Indonesia, saya kira Timnas Indonesia sedang tidak berada pada performa terbaik mereka," ungkapnya.
Ia berpesan ke Pelatih Timnas Indonesia agar segera memperbaiki beberapa kelemahan tadi agar dapat berbicara banyak di Piala Asia.
Namun dari deretan kritik yang disampaikan, lini belakang Timnas Indonesia dipuji olehnya pada laga kedua dilakoni.
Pemain bertahan Timnas Indonesia cukup baik dan mulai menemukan chemistry nya pada laga kedua uji coba.
Untuk diketahui, menghadapi Libya kedua kalinya dalam ujicoba, Timnas Indonesia masih menerima kekalahan.