RIAUMAKMUR.COM - Dorna Sport selaku penyelenggara balapan Moto GP tampaknya khawatir akan kehilangan konstruktor di balapan Moto GP.
Dorna Sport mulai ambil sikap atas krisis yang dialami dua pabrikan motor asal Jepang yakni Honda dan Yamaha.
Dalam beberapa musim belakangan memang pabrikan motor asal Jepang dalam kondisi tertekan.
Baca Juga: Laporan Terbaru BNPB: 15 Rumah dan 4 Fasilitas Umum Mengalami Kerusakan Parah Akibat Gempa Bantul
Dampak dari itu, salah satu pabrikan motor asal Jepang yakni Suzuki angkat kaki dalam balapan motor paling prestisius tersebut tahun lalu.
Dorna berkeinginan untuk mengubah regulasi konsesi pada Moto GP.
Chief Sporting Officer Dorna Sports, Carlos Ezpeleta, Jumat (3p/6/2023) menyatakan bahwa pihaknya bertekad membantu Honda dan Yamaha bangkit dari keterpurukan dalam waktu dekat lewat regulasi konsesi.
Baca Juga: Dinsos Harapkan RT RW Usulkan Warga Tidak Mampu di Muskel
Bukan sebagai anak emas, pertimbangan ini dibicarakan oleh pihaknya.
Pasalnya pabrikan motor Eropa semuanya pernah merasakan status pabrikan konsesi.
Sementara Honda dan Yamaha dari mulanya gelaran balapan Moto GP diadakan tidak pernah menerima keistimewaan itu.
Baca Juga: Begini Cara Membersihkan Kamera Ponsel yang Benar
Hak konsesi ini memberi kelebihan pada penerimanya, sebagai contoh jumlah mesin, bahan bakar dan alokasi ban.
Ini diharap dapat mendorong performa pabrikan meraih juara.