olahraga

Tak Tanggung-Tanggung, 200 Ribu Wisman Dibidik Pemerintah saat Piala Dunia U17

Kamis, 13 Juli 2023 | 19:46 WIB
Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

RIAUMAKMUR.COM — Tak tanggung-tanggung, pemerintah menargetkan mampu mencatangkan 150-200 ribu wisatawan mancanegara (Wisman) dalam pergelaran Piala Dunia U17.

Sikap optimis ratusan ribu wisman akan berkunjung ke Indonesia saat perhelatan Piala Dunia U17, ditunjukkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Menurut Sandi, perhelatan Piala Dunia U17 mampu menyedot perhatian banyak pihak dari berbagai kalangan, baik di dalam maupun di luar negeri.

Terlebih, akan Ada sebanyak 52 pertandingan, dengan estimasi 20 persen dari total penonton berasal dari luar negeri.

Sandi menyebut, target 150-200 ribu Wisman saat Piala Dunia U17 tercapai dengan formulasi 20 persen dari total penonton yang ditargetkan adalah Wisman.

“(Setiap pertandingan) sekitar 20 ribu, itu berarti kan ada sekitar 40 ribu lebih yang bisa kita bidik, sehingga mungkin bisa menambah wisatawan mancanegara sekitar 150 ribu sampai 200 ribu," kata Sandi, Kamis (13/7/2023).

Dengan adanya potensi turis mancanegara, Sandi mengatakan Kemenparekraf diminta menyiapkan promosi paket-paket wisata dan pameran ekonomi yang nanti akan menjadi bagian daripada tawaran promosi bagi penonton dan juga peserta FIFA world cup U-17.

Selanjutnya, kata dia, bagaimana destinasi wisata dipersiapkan sebaik mungkin, termasuk produk-produk ekonomi kreatif yang sudah terkurasi bisa dihadirkan dalam pergelaran bergengsi itu.

“Tentunya kami menyambut baik dan mengapresiasi gelaran, event, olahraga berkelas dunia seperti kejuaraan dunia bola basket FIBA World Cup yang akan berlangsung Agustus dan juga FIFA World cup U-17," tuturnya.

Selain para pemain Piala Dunia U-17, Sandi menyebut akan hadir keluarga dari para pemain.

Oleh karenanya, pemerintah melihat peluang itu. Apalagi, terang Sandi, negara-negara yang bertanding di Piala Dunia U-17 juga merupakan pasar bagi pariwisata Indonesia.

"Kami juga menawarkan promosi bagi negara-negara yang kalau kita lihat, yang masuk, adalah negara-negara besar yang menjadi target market kita juga, jadi ini peluang kita," ucapnya.***

Tags

Terkini