Jepang Tutup Rapat Peneliti China dan Rusia Bergabung ke Badan Antariksa Mereka

photo author
Fadly Ibrahim, Riau Makmur
- Sabtu, 25 Maret 2023 | 12:25 WIB
Bintang Tsurayya: Seorang ustaz menyebut wabah corona akan berakhir jika muncul Bintang Tsurayya. Pengamat antariksa akan bisa menyaksikan planet Venus bertemu dengan gugusan bintang terbuka Pleiades atau Seven Sisters pada senja setiap malam. (Ian Aiken/Elderberry Observatory/Sunderland/U)
Bintang Tsurayya: Seorang ustaz menyebut wabah corona akan berakhir jika muncul Bintang Tsurayya. Pengamat antariksa akan bisa menyaksikan planet Venus bertemu dengan gugusan bintang terbuka Pleiades atau Seven Sisters pada senja setiap malam. (Ian Aiken/Elderberry Observatory/Sunderland/U)

Jepang memberlakukan larangan terhadap peneliti China dan Rusia ada di lembaga ilmiah badan antariksa Institute of Space and Astronautical Science (ISAS). 

ISAS dibakarkan telah memberlakukan standar baru untuk menerima peneliti mahasiswa asing yang mulai berlaku pada September tahun lalu, sebagaimana dilaporkan oleh Kyodo News, sebuah media yang berbasis di Jepang.

Menurut kantor berita yang berbasis di Tokyo, langkah ISAS adalah untuk melindungi informasi teknologi sensitif yang dapat digunakan untuk tujuan militer. 

Mereka yang berasal dari Korea Utara, Iran, Irak, dan Belarusia sebelumnya dilarang menjalani pemeriksaan untuk memasuki ISAS.

“Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mencegah teknologi yang digunakan dalam satelit dan roket diakses oleh badan asing yang mengembangkan senjata pemusnah massal,” ujar laporan itu dikutip dari Anadolu Agency.

Japan Aerospace Exploration Agency yang memiliki ISAS menolak mengomentari masalah tersebut. Namun sampai sekarang peneliti yang berasal dari Cina, India, dan anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tunduk pada pengecualian tertentu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fadly Ibrahim

Tags

Rekomendasi

Terkini

Transaksi Cepat Tanpa Tunai? Begini Plus Minus QRIS

Minggu, 7 September 2025 | 09:38 WIB
X