RIAUMAKMUR.COM - Platform Over The Top (OTT) Vidio menyebut bahwa menyaksikan tayangan streaming ilegal bisa membahayakan penontonnya seperti resiko pencurian data.
Demi menjaga pelanggannnya serta kelangsungan bisnis dari platform Vidio hal tersebut disampaikan kepada masyarakat luas.
Selain itu, informasi penting ini disampaikan untuk juga menjaga masyarakat.
Baca Juga: Semifinal BWF World Tour Finals 2023: Jonatan Christie Dihadang Tuan Rumah, Wakil Indonesia Habis
CEO & COO Vidio Hermawan Sutanto, Jumat (15/12/2023) kemarin menyebut bahwa terdapat resiko pencurian data dari menonton tayangan streaming ilegal.
Bahaya pencurian data ini bersumber dari banyaknya aplikasi site load yang ada malware-nya.
Baca Juga: BAKTI Kominfo Rencanakan Peluncuran Satelit Satria 2 Setelah Satria 1 Berhasil
"Sering kan masyarakat data pribadinya tercuri itu karena memang mereka sering juga masuk ke situs-situs seperti itu," tuturnya.
Selain itu ia menyebut bahwa menyaksikan streaming ilegal berdampak pada kualitas tayangan yang ditampilkan buruk.
Baca Juga: Lirik Lagu Separuh Aku, Album Seperti Seharusnya - NOAH
Ia juga memasukkan dampak moral sebagai deretan dampak dari menonton streaming ilegal.
Dari sisi moral yang bisa terpengaruh melalui iklan-iklan di platform ilegal yang banyak dan tarang memuat konten porno dan judi.
Baca Juga: Bertolak ke Jepang, Presiden Jokowi akan Hadiri KTT Perayaan 50 Tahun ASEAN - Jepang
"Tak jarang platform tersebut menampilkan iklan judi online dan situs porno. Menurut dia, ini dapat merusak moral masyarakat Indonesia," tutupnya.
Saat ini seperti diketahui layanan OTT Streaming menjadi rujukan hiburan menggantiakn tv di masyarakat.