RIAUMAKMUR.COM - Google akan segera meluncurkan fitur keamanan terbaru untuk perangkat Android, yakni Identity Check, yang dirancang untuk memberikan perlindungan lebih baik terhadap data pengguna.
Fitur ini bertujuan untuk mengurangi risiko pencurian data, khususnya ketika perangkat berada di luar lokasi yang dianggap tepercaya.
Salah satu inovasi utama dari Identity Check adalah kemampuannya untuk menonaktifkan opsi cadangan seperti PIN, kata sandi, atau pola layar kunci saat perangkat berada di luar lokasi tepercaya, seperti rumah atau kantor.
Baca Juga: Tak Perlu Ahli Bahasa, Begini Trik Terjemahkan Halaman Web Secara Otomatis
Sebagai gantinya, fitur ini akan memaksa aplikasi hanya menggunakan autentikasi biometrik, seperti sidik jari atau pengenalan wajah, untuk mengakses data sensitif.
Pendekatan ini dimaksudkan untuk menutup celah keamanan yang sering dimanfaatkan pencuri.
Saat ini, meskipun banyak aplikasi Android mendukung biometrik, masih ada opsi fallback berupa PIN atau pola, yang dapat dimanfaatkan jika pencuri mengetahui kode layar kunci perangkat.
MEMANFAATKAN TEKNOLOGI TRUSTED PLACES
Google akan menggunakan teknologi Trusted Places yang sudah ada pada Google Play Services untuk mendukung Identity Check.
Fitur ini melacak lokasi perangkat dan berkomunikasi dengan sistem operasi untuk memicu autentikasi biometrik secara eksklusif saat perangkat berada di luar zona tepercaya.
Baca Juga: Apple Bawa Fitur iPhone Mirroring ke iOS 18, Produktivitas Semakin Tanpa Batas
Pendekatan ini menyerupai fitur Stolen Device Protection dari Apple, yang memerlukan autentikasi biometrik di luar lokasi yang dikenal, seperti rumah atau tempat kerja.
Meskipun Identity Check tidak menjamin perlindungan sempurna terhadap semua ancaman, fitur ini menambah lapisan keamanan signifikan bagi pengguna Android.
Pencuri oportunistik akan lebih sulit mendapatkan akses data hanya dengan mengetahui PIN atau pola layar kunci perangkat.
Baca Juga: Motorola Edge 50 Neo Resmi Dirilis, Desain Elegan dan Fitur Canggih di Genggaman