Manusia mulai dikalahkan oleh teknologi kecerdasan buatan atai AI. Ini terjadi pada ajang Sony Wold Photography Awards 2023.
Seorang pemenang ajang kompetisi fotografi dunia Sony Wold Photography Awards 2023 mengakui karyanya merupakan sebuah hasil dari AI setelah ajang ini mengumumkan siapa pemanangnya pada 16 April 2023 lalu.
Dia adalah Boris Eldagsen, pemilik karya yang memenangkan kategori kreatif terbuka di Sony World Photography Award 2023.
Karyanya yang diberi nama The Electrician ini memangkan ajang Sony World Photography.
Semua kebohongan terkait karyanya terungkap setelah ia secara pribadi menolak kemenangan atas karya tersebut.
Melalui halaman web-nya ia meminta maaf atas kenakalan yang dibuatnya.
Keikutsertaan ia dengan gambar produksi AI seakan sebuah percobaan dirinya tentang bagaimana dunia fotografi menyikapi kecerdasan buatan yang berkembang pesat saat ini.
Menurut Boris Eldagsen AI gambar dan fotografi tidak boleh bersaing satu sama lain dalam penghargaan seperti ini.
Atas hasil yang diterimanya ia berpendapat bahwa hasil AI bukanlah fotografi, karenanya tidak sepantasnya ia menerima penghargaan tersebut.
Melalui halaman websitenya Boris Eldagsen juga mempertanyakan kepada penyelenggara Sony World Photography apakah sadar karya yang diikutsertakannya merupakan sebuah karya hasil dari kecerdasan buatan.
Ia berharap dunia bisa membuka diskusi tentang ini.
Karya yang dikutsertakan oleh Boris Eldagsen merupakan karya yang diproses menggunakan AI yang dibuat dari bahan fotografi karyanya sendiri yang merupakan koleksi fotonya yang diberi nama Pseudomnesia: Fake Memories yang dibuat tahun 2022 lalu.
Kecerdasan buatan dinilai beberapa ahli menjadi sebuah ancaman.
Belum lama ini, sekelompok ahli, termasuk Elon Musk didalamnya meminta penghentian pengembangan penerapan kecerdasdan buatan. Salah satu platform kecerdasan buatan yang ditolak yakni Chat GPT.
AI dinilai sejumlah ahli berisiko membahayakan peradaban manusia.