RIAUMAKMUR.COM - PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Kilang Dumai merupakan perusahaan Subholding Refining & Petrochemical dibawah Pertamina Group yang berfokus pada pengolahan minyak mentah menjadi produk-produk bernilai tinggi, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), pelumas, dan berbagai produk petrokimia lainnya yang didistribusikan secara nasional hingga internasional.
Dalam menjalankan setiap praktik bisnisnya, PT KPI Kilang Dumai terus berkomitmen dalam menjalankan dengan teguh aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang wajib dipatuhi oleh seluruh unit kerja yang ada di lingkungan perusahaan.
Komitmen tersebut kemudian divisualisasikan pada sebuah gedung pelatihan dan demonstrasi yang disebut sebagai HSSE Demo Room.
Baca Juga: Teknologi Sanitary Landfill Pertamina Hulu Rokan: Pengelolaan Sampah yang Memberi Manfaat pada Tanah
Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dibidang industri energi skala nasional hingga internasional, PT KPI Kilang Dumai merupakan perusahaan yang memiliki karakter very high risk, capital intensive dan technology exposure yang artinya memiliki banyak potensi risiko bahaya yang sangat tinggi.
Sehingga aspek HSSE menjadi perhatian khusus dan prioritas utama.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Kilang Dumai, Agustiawan, menyebutkan bahwa gedung tersebut telah lama dibangun sebagai representasi penerapan budyaa HSSE dan Corporate Live Saving Rules (CLSR) di lingkungan perusahaan.
“Gedung HSSE Demo Room ini dibangun tahun 2019 untuk edukasi dan pelatihan budaya HSSE guna meningkatkan awareness kepada pekerja dan mitra kerja, demi mencapai zero accident dan fatality. Serta mencapai keandalan kilang dan ketahanan energi nasional,” jelasnya
Menurut Agustiawan, hal tersebut juga menjadi upaya pengendalian risiko yang tidak diharapkan terjadi agar kegiatan operasional Kilang Dumai dapat berjalan dengan aman dan andal.
Sehingga kebutuhan energi untuk masyarakat di wilayah Sumbagut khususnya, dapat terpenuhi dengan optimal
Melihat ke dalam, gedung yang memiliki 2 lantai dan didominasi dengan ornamen warna merah ini akan membuat mata semakin bersemangat untuk melihat setiap sudut ruangan yang diisi dengan berbagai ragam peralatan simulasi kerja dan keamanan (safety).
Baca Juga: Tim Medis IHC Pertamina, Beri Fasilitas Kesehatan di Peringatan HUT ke-79 RI di IKN
Alat-alat tersebut merupakan barang yang wajib digunakan oleh Perwira (sebutan pekerja Pertamina) maupun mitra kerja perusahaan, baik pada aktivitas di darat maupun perairan operasi Kilang Dumai sesuai dengan 12 elemen Corporate Life Saving Rules (CLSR).
Adapun 12 elemen edukasi Corporate Life Saving Rules (CLSR), yaitu Fit to Work, Tools & Equipment Rules, Confined Space, System Override, Safe Zone Position, Permit to Work, Lifting Operation, Asset Integrity Rules, Personal Floating Device Rules, Isolation Rules, Working at Heigh, dan Safety Driving.
Artikel Terkait
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Inovasi Bioetanol Berbahan Sorgum
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pasok 21.000 Metanol di Dumai
Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 Dibuka, Pertamina Siap Jaring Karya Terbaik AJP
DLHK Palembang Apresiasi Pertamina dalam Melestarikan Lingkungan Hidup
Pertamina Paparkan Strategi Hadapi Trilema Energi
Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Cek SPBU dari Laporan Konsumen
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Vendor Day 2024, Soroti Aspek Safety dan Anti Fraud
Tim Medis IHC Pertamina, Beri Fasilitas Kesehatan di Peringatan HUT ke-79 RI di IKN
Meriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Pertamina Gelar Pengibaran Bendera Bawah Laut hingga Pemberian Beasiswa
Teknologi Sanitary Landfill Pertamina Hulu Rokan: Pengelolaan Sampah yang Memberi Manfaat pada Tanah