"Nilai segmen usaha Indihome yang dipisahkan adalah Rp58,24 triliun dan kepemilikan saham TLKM di Telkomsel meningkat dari awalnya sebesar 65 persen menjadi 69,9 persen. Alhasil, saham TLKM pada minggu lalu menguat 4,7 persen," terangnya.
Sentimen terakhir dari minggu lalu adalah kenaikan harga komoditas energi, seperti minyak mentah dan batu bara, yang melonjak. Lonjakan terjadi setelah OPEC+ mengumumkan pemangkasan produksi minyak sampai lebih dari 1 juta barel per harinya.
Alhasil, harga komoditas subtitusi seperti batu bara ikut mengalami kenaikan dan menjadi pemicu kekhawatiran jika inflasi akan kembali tinggi.
Baca Juga: Semarak Silaturahmi Satu HATI, Honda Buka Puasa Bersama Konsumen
Selanjutnya, terkait sentimen pada minggu ini, ia menyebutkan ada sentimen cadangan devisa, IKK (Indeks Keyakinan Konsumen), survei penjualan ritel serta inflasi AS dan FOMC Minutes. Ia berpandangan bahwa indeks keyakinan konsumen dan survei penjualan eceran diperkirakan akan meningkat seiring dengan adanya momentum Lebaran.
Terkait sentimen inflasi AS dan FOMC Minutes, Rifqi menjelaskan PCE bulan lalu yang menunjukkan penurunan bisa memberikan insight bahwa inflasi AS bisa kembali turun. Adapun konsensus inflasi di level 5,1 persen.
Artikel Terkait
19 Rekomendasi Saham Untuk Cari Cuan, Ada Banyak Sentimen Positif Pekan Ini
Begini Cara Thailand Mengolah Kelapa Pandan Wangi dari Awal Hingga Siap Ekspor
BI Riau Gelar Kegiatan Tukar Uang Bersama Hingga 3 Hari ke Depan