Industri Teh Artisan Indonesia Berpeluang Berkembang Dengan Inovasi

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Selasa, 15 Agustus 2023 | 00:41 WIB
Teh Artisan
Teh Artisan

Baca Juga: Masykur Tarmizi Terima Penghargaan Lencana Darma Bakti Gerakan Pramuka di Jakarta

Dirinya mengungkapkan bahwa Teh Artisan Berbeda dengan produk teh komersil yang didominasi produk industri besar dan perkebunan.

Teh artisan justru sangat cocok dikembangkan oleh IKM.

"Dengan modal terbatas pun, selama mampu bersaing dari sisi kompetensi SDM dan kreativitas, IKM teh artisan sangat berpeluang bersaing dalam pasar teh artisan di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Seluruh Bayi di Indonesia akan Mendapatkan Imunisasi Tetes Rotavirus

Menurut Asosiasi Artisan Teh Indonesia (ARTI) suatu campuran bahan teh dapat disebut racikan teh artisan apabila jumlah teh lebih dari 50% dari bahan campuran lainnya, dan karakteristik dasar tehnya masih dapat dirasakan.

Di Indonesia produksi teh ada, dan teh artisan tidak harus dari bahan teh premium berkualitas tinggi dari luar negeri.

Padahal, setiap teh di suatu negara dan dari kebun yang berbeda memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda.

Baca Juga: 3.500 SR di Dumai Terima Suplai Air Bersih SPAM Durolis

Ini merupakan peluang bisnis bagi yang jeli melihat potensi tersebut.

Sebab itu, Reni menilai sebetulnya Indonesia memiliki potensi industri teh artisan yang berkualitas, dengan didukung oleh peremajaan perkebunan dan pengolahan teh dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi digital.

Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian berkomitmen turut serta mendongkrak perkembangan IKM teh artisan, melalui pembinaan penerapan CPPOB, pembinaan penerapan dan sertifikasi HACCP, keikutsertaan dalam kegiatan Indonesia Food Innovation (IFI), serta fasilitasi pada berbagai pameran tingkat nasional maupun internasional,” paparnya.

Baca Juga: Fun Games Basketball, Cara Asyik Srikandi Kenalkan Sosok Ganjar Pranowo kepada Milenial Riau

Hingga saat ini, Ditjen IKMA telah membina sembilan IKM teh artisan yang tersebar di Jawa dan Bali agar semakin naik kelas.

IKM tersebut di antaranya adalah PT Sila Agri Inovasi, PT Karsa Abadi Bali, CV Haveltea, Nala Indonesian Tea, Swarga Flower Tea & Co, Rumah Atsiri Indonesia, Tim Tim (Tisane), CV Ramu Padu Nusantara (Tisane), dan CV Puji Indojamu (Tisane).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Sumber: Kemenperin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X