RIAUMAKMUR.COM - Kemerdekaan finansial merupakan hal yang hakiki dalam hidup ini.
"Frasa merdeka finansial dipahami sebagai keadaan bebas dari keterbatasan keuangan dan memiliki sumber daya serta memiliki cara yang mudah untuk mendukung gaya hidup yang diinginkan tanpa bergantung pada pekerjaan tetap atau sumber pendapatan eksternal.
Financial freedom menurut Robert T. Kiyosaki bukan kaya dan bukan berarti memiliki harta berlimpah. Kemerdekaan keuangan itu adalah kondisi bebas alias benar-benar bebas menjadi diri sendiri dan bebas menjalankan hal-hal yang disukai tanpa terganggu dengan masalah keuangan karena sudah memiliki sumber penghasilan pasif (passive income) yang terus-menerus.
Hanya saja kemerdekaan finansial itu tidak jatuh dari langit dan hanya bisa dicapai oleh orang-orang yang mau belajar dan bekerja untuk mencapainya.
Baca Juga: Tinju Kepala Istri, Pria 44 Tahun di Danau Lancang di Amankan Polsek Tapung Hulu
"Kemerdekaan finansial adalah suatu level kehidupan dimana seseorang dapat menjalani kehidupan tanpa perlu berpikir darimana datangnya uang untuk menutup setiap pengeluaran. Tak mengherankan, kemerdekaan finansial jadi impian semua orang," sebut Community Lead IPOT, Angga Septianus.
Menurutnya jika ingin meraih kemerdekaan finansial ada beberapa langkah yang bisa jadi saran untuk dapat diterapkan.
Langkah-langkah yang disarankan Community Lead IPOT, Angga Septianus tersebut antaranya:
Baca Juga: Tangkal Penyebaran Paham Radikalisme Dimasyarakat, Polsek Simpang Kanan Sambangi Masyarakat
1.Membuat Anggaran dan Rencana Keuangan
Mulailah dengan membuat anggaran yang jelas untuk pendapatan dan pengeluaranmu. Ketahui berapa banyak uang yang masuk dan keluar setiap bulan. Dengan begitu, kamu dapat mengelola pengeluaranmu secara lebih efektif dan menentukan prioritas dalam pengeluaran.
2. Hindari Utang Konsumtif
Baca Juga: Waspada El Nino, Mendagri Ajak Daerah Salurkan Bansos dan Optimalisasi BTT
Berutang untuk keperluan yang tidak produktif atau konsumtif seperti barang-barang mewah yang tidak perlu atau liburan mewah dapat menyebabkan beban keuangan yang berat di masa depan. Usahakan untuk menghindari utang semacam itu dan fokuslah pada meminimalkan utang atau mengelola utang dengan bijak jika memang diperlukan. Kalau pun terpaksa utang sebaiknya utang yang sifatnya produktif.
3. Gaya Hidup Nggak Boros
Pembelian impulsif dan gaya hidup boros dapat merugikan kondisi keuanganmu. Oleh sebab itu cobalah untuk hidup hemat, mengurangi pemborosan, dan memilih gaya hidup yang sesuai dengan kemampuan finansialmu.
Baca Juga: Mencicipi Rasa Durian Sultan di Kampung Agam Siak Riau
Artikel Terkait
Bahas Kerjasama Bidang Investasi, Presiden Jokowi Terima Kunjungan Delegasi US-ABC
Polda Riau Sita 2 Bus Hasil TPPU Investasi Bodong Minuman Cimory dan Sosis Kanzler
TikTok Mau Lakukan Investasi di Indonesia, HIPMI Berikan Catatan Ini
Ajak Generasi Muda untuk Berinvestasi, Bayar Investasi Surat Berharga Negara Bisa Pakai DANA
Terima Kunjungan Chief Executive Hong Kong, Presiden Bahas Investasi hingga Perlindungan WNI
Temui Gubri, Konjen India Bicarakan Investasi Bidang industri dan Kebudayaan
Gelar Pertemuan Bisnis, Presiden Tekankan Komitmen Indonesia Jaga Investasi
Pemprov Riau Bersama Kementerian Investasi/BKPM RI Gelar Rapat Virtual, Berikut Tujuannya
Realisasi Investasi Triwulan II 2023, PMDN Provinsi Riau Peringkat 2 Nasional
Berhasil Tingkatkan Investasi Riau dan Ekonomi Tumbuh, Menteri Bahlil Lahadalia Apresiasi Gubri Syamsuar