RIAUMAKMUR.COM - Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Indonesia mengalami perlambatan pada September 2023.
Meski mengalami perlambatan, angka Indeks ini tetap dalam kondisi ekspansi.
Dibanding Agustus 2023, bulan September 2023 ini mengalami perlambatan sebesar 0,71 poin Indeks.
Baca Juga: Resmi Dikukuhkan, Gubri Syamsuar ajak DPD Iluni UNP se Riau Tingkatkan Kualitas SDM
Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif, Jumat (29/9/2023) menjelaskan bahwa penurunan nilai IKI ini dikarenakan adanya peningkatan persediaan produk pada hampir seluruh subsektor manufaktur.
Kondisi tersebut menunjukkan produksi pada bulan September ini belum banyak terserap di pasar baik ekspor maupun dalam negeri.
Kemenperin mengklaim bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pendorong di industri manufaktur.
Baca Juga: Ini Kata Kepala BI Riau Soal Aksi Pengendalian Inflasi Pangan di Daerah
"Diperkirakan pembangunan IKN memberikan kontribusi terhadap penjualan semen secara nasional sekitar 800.000 hingga 1 juta ton per tahun," jelasnya.
Febri menuturkan banyaknya barang impor yang beredar di dalam negeri menyumbang penurunan IKI dalam tiga bulan ini, khususnya untuk sektor-sektor yang mengalami kontraksi, seperti industri tekstil dan produk tekstil, dan industri keramik.
Ia menambahkan secara umum kepercayaan industri pada bulan September 2023 masih stabil. Sebanyak 44,8 persen pelaku usaha menyatakan kondisi usahanya bulan ini stabil. Adapun 17 subsektor industri masih berekspansi dengan kontribusi 88,2 persen pada share PDB industri pengolahan nonmigas triwulan II tahun 2023.
Baca Juga: Unilak Gelar Workshop Pendampingan Persiapan Akreditasi
Subsektor industri logam dasar mengalami kenaikan nilai Indeks dan berubah dari kontraksi menjadi ekspansi pada bulan ini.
Pemenuhan permintaan untuk pembagunan IKN diduga telah mendorong kinerja industri logam dasar.
Febri memaparkan bulan September ini terdapat enam subsektor dengan nilai IKI mengalami kontraksi dan memiliki kontribusi 11,8 persen pada share PDB industri pengolahan nonmigas triwulan II tahun 2023.