ekonomi-bisnis

Bappebti dan ICDX Dorong Transformasi Digital PBK di Era Ekonomi Digital

Kamis, 8 Agustus 2024 | 13:52 WIB
Acara Bulan Literasi PBK 2024 (humas)

RIAUMAKMUR.COM - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendorong industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) untuk melakukan transformasi secara digital. Hal ini mengingat perkembangan ekonomi yang mengarah ke perdagangan digital sehingga PBK menjadi salah satu instrumen strategis untuk diperkuat.

Demikian disampaikan Kasan, Plt Kepala Bappebti dalam Pembukaan Bulan Literasi PBK 2024 di Bandung, Jawa Barat pada Senin (5/8/2024).

Bulan Literasi PBK 2024 mengusung tema "Transformasi Perdagangan Berjangka Komoditi di Era Digital."

Baca Juga: ICDX Umumkan Penunjukan Corporate Secretary

Menanggapi upaya transformasi digital di industri PBK tersebut, Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama Indonesia Commodity & Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI), dalam keterangan resmi kepada media mengatakan, transformasi menuju digital telah merambah ke semua sektor, dan mau tidak mau industri PBK harus melakukan transformasi menuju digital.

"Namun, transformasi ini perlu dilakukan secara bersama oleh semua pemangku kepentingan. Jadi ekosistemnya yang dilakukan transformasi, atau Digitalisasi Ekosistem," kata Fajar Wibhiyadi.

Fajar Wibhiyadi menambahkan dalam ekosistem PBK, semua pemangku kepentingan saling terhubung, dan dengan digitalisasi tentunya akan lebih memudahkan, mempercepat, serta mengefektifkan proses bisnis, yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan volume transaksi.

Baca Juga: Sosialisasikan Bursa CPO, ICDX dan Bappebti Lirik Potensi Sentra Perkebunan Kelapa Sawit di Riau

Terkait digitalisasi ekosistem di industri PBK, secara jangka panjang perlu dibuat peta jalan (roadmap) yang memuat dari fase perencanaan, fase implementasi, fase optimalisasi, sampai dengan fase pematangan.

“Berbagai hal perlu diperhatikan dalam digitalisasi ekosistem PBK ini. Pertama, perlunya sumber daya manusia yang memiliki mindset digital. Kedua, perlunya dilakukan inovasi pada operasional dan pendekatan strategis dengan mengacu pada digitalisasi," sebutnya.

Ketiga, aksesibilitas, dalam hal ini terkait ketersediaan informasi industri, layanan publik, dan informasi perdagangan.

Baca Juga: ICDX Bidik Potensi Pasar Fisik CPO di Sumatera Utara

"Dan keempat, memaksimalkan komunikasi publik dengan menggunakan media massa berbasis digital termasuk social media,” ungkap Fajar Wibhiyadi.

Terkait industri perdagangan berjangka komoditi, Bappebti mencatat nilai transaksi PBK pada 2023 secara Notional Value (NV) mencapai Rp25.680 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini