RIAUMAKMUR.COM, JAKARTA - Industri keuangan syariah Indonesia memasuki babak baru, dengan terjadinya transaksi perdana pembelian Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah atau SiKA antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia. Transaksi yang difasilitasi Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX).
CEO Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Nursalam mengatakan adanya transaksi ini tentunya menjadi poin penting serta babak baru dalam industri keuangan syariah di Indonesia, apalagi di moment tahun baru Islam ini.
CRO ICDX Nursalam menambahkan adapun transaksi yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia dan Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia ini merupakan tindak lanjut dari MOU yang telah dijalankan beberapa waktu lalu. Dan kedepan, ada beberapa Bank Syariah yang juga akan melakukan transaksi yang sama.
- Baca Juga: KBI Bantu Permodalan dan Pendampingan Bagi Petani Rumput Laut di Pantai Lontar Serang Banten
“Transaksi perdana SiKA ini tentunya dapat memperkuat transaksi moneter pasar uang syariah melalui transaksi pembelian komoditi yang didasari akad murabahah/jual beli dengan sistem angsuran," ungkapnya.
Selain itu, juga sebagai pendalaman pasar keuangan syariah di Indonesia.
"Melalui sistem perdagangan berbasis syariah di ICDX ini, perbankan syariah yang mempunyai kelebihan likuiditas dan kekurangan likuiditas dapat melakukan pembelian komoditi yang didasari akad murabahah dengan sistem angsuran”, ungkap Nursalam.
Mohammad Adib, Direktur Treasury & International BSI mengatakan Bank Syariah Indonesia senantiasa menjadi inisiator dan bersinergi dengan para pelaku pasar lainnya dalam upaya pengembangan alternatif instrumen pasar keuangan syariah.
"Perseroan meyakini bahwa ekonomi syariah harus didorong dengan sinergi yang kuat antar bank syariah. Baik dari sisi kesiapan pendanaan maupun likuiditas yang sehat sehingga mampu menggarap pangsa pasar syariah yang semakin tinggi," ungkapnya.
Sementara itu, Head of Shariah Banking Maybank Indonesia Romy Buchari mengatakan transaksi perdagangan komoditi berbasis syariah yang pihaknya jalankan ini diharapkan akan memberikan dampak positif untuk industri perbankan Syariah di Indonesia.
Dengan struktur ini industri mempunyai alternatif baru dalam mendapatkan likuiditas, dan fleksibilitas dalam jadwal pelunasannya.
"Ini adalah contoh terobosan-terobosan baru dalam mengembangkan perekonomian Syariah; sejalan dengan strategi M25+ kami untuk terus memperkuat kontribusi UUS Maybank Indonesia dalam membantu pertumbuhan industri keuangan Syariah di Tanah Air," ungkapnya.
Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank atau SiKA sendiri adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Bank Umum Syariah (BUS) atau Unit Usaha Syariah (UUS) sebagai bukti pembelian atas kepemilikan Komoditi yang dijual oleh Peserta Komersial dengan pembayaran tangguh atau angsuran berdasarkan akad Murabahah.
SiKA dijadikan sebagai bukti kesepakatan untuk membayar kepada Peserta Komersial secara tangguh atau angsuran. SiKA sendiri telah diatur dalam SEBI No.17/28/DKMP/2015 dan Fatwa DSN No. 82/DSNMUI/XI/2011.
Terkait industri keuangan syariah, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pangsa pasar perbankan sayariah per desember 2022 tercatat 802 Triliun atau 7,09% dari total pembiayaan perbankan konvensional.
Artikel Terkait
Mudik Gratis Bersama BUMN, KBI Berangkatkan 200 Pemudik Tujuan Yogyakarta
KBI Bantu Permodalan dan Pendampingan Bagi Petani Rumput Laut di Pantai Lontar Serang Banten
Menegangkan, Peretas LockBit Murka, Data BSI Mulai Dibocorkan ke Dark Web?
Hacker LockBit Mulai Bocorkan Data, Nasabah BSI di Pekanbaru Was-Was
Bareskrim Polri Bersama BSSN Usut Dugaan Peretasan BSI
Pelayanan BSI Terhadap Nasabah dan Khidmat Terhadap Umat Terus Jalan
BSI dan KONI Bersatu Membangun Prestasi Olahraga Indonesia melalui PSSI dalam FIFA Match Day
BSI Dukung Penuh FIFA Match Day Indonesia vs Palestina
Optimalkan Layanan, BSI Buka Outlet Prioritas di Pekanbaru
BSI Dukung Kemandirian Ekonomi Umat Melalui Program Nahdlatut Tujjar
Libur dan Cuti Bersama Idul Adha, BSI Tetap Berikan Layanan di 609 Cabang
BSI Kolaborasi Bareng Putri Ariani, Campaign LEVELUP Dukung Anak Muda