“Program NUWSP ini adalah cikal bakal yang akan dikerjasamakan dengan PT KPI. Dalam mengolah air gambut ini kami menggunakan teknologi Hollow Fiber Nano Filtration (HFNF). Terimakasih dengan adanya kerjasama ini, semoga pelayanan kami dapat diterima dengan baik,” tutup Agus.
Agus menambahkan, teknologi tersebut kedepannya akan terus dievaluasi karena akan direalisasikan di daerah-daerah lainnya di Indonesia, seperti Papua, Kalimantan, dan Sumatera yang air bakunya memiliki karakter yang sama seperti di Kota Dumai.
Acara penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara PT KPI Kilang Dumai dan Perumdam Tirta Dumai Bersemai tersebut turut dihadiri dan disaksikan oleh Dewan Pengawas Perumdam Tirta Dumai Bersemai, Riau Satrya Alamsyah, ST. MT dan Kepala Bagian Ekonomi Pemko Dumai, M. Paizal, S.Pi,M.Sc serta jajaran dinas yang ada di Kota Dumai.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) PT KPI Kilang Dumai, Rudi Hartono dan jajaran Tim Manajemen Kilang Dumai.
Terlaksanannya sinergi kerjasama yang dilakukan PT KPI Kilang Dumai dengan Perumdam Tirta Dumai Bersemai juga merupakan wujud nyata komitmen Kilang Dumai dalam mengimplementasikan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) untuk memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah untuk masyarakat dan lingkungan.