Ajak Perwakilan Pemerintah Jepang Kelilingi Patra Seroja Eco-Edupark, PT KPI Kilang Dumai Dukung Upaya Pencapaian Zero Carbon City 2050

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Sabtu, 28 September 2024 | 20:40 WIB
Perwakilan Pemerintah Jota Kawasaki Jepang, Nippon Koei saat memegang kura-kura matahari di Patra Seroja Eco-Edupark PT KPI Kilang Dumai
Perwakilan Pemerintah Jota Kawasaki Jepang, Nippon Koei saat memegang kura-kura matahari di Patra Seroja Eco-Edupark PT KPI Kilang Dumai

RIAUMAKMUR.COM - Pembangunan kota hijau bebas karbon kini tengah menjadi upaya yang tengah dilakukan oleh pemerintah Indonesia, tak terkecuali di Kota dan Kabupaten, seperti halnya Kota Dumai, Provinsi Riau.

Hal tersebut kemudian diwujudkan dalam perencanaan program “Zero Carbon City 2050”, sebagai salah satu upaya dekarbonisasi untuk mencapai nol emisi karbon (Net Zero Emission).

Dalam rangka mendukung upaya yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota Dumai lewat ‘Lokakarya Dekarbonasi Upaya Pencapaian 2050 Zero Carbon City’, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Kilang Dumai mengajak perwakilan Pemerintah Kota Kawasaki Jepang, dalam hal ini Nippon Koei Eco Walk ke kawasan konservasi keanekaragaman hayati (kehati), Patra Seroja Eco-Edupark.

Baca Juga: Pulau Semut: Keindahan di Sudut Kota Pekanbaru yang Berawal dari 'Kojo Gilo' Hingga Besarnya Peran Pertamina

“Sebagai perusahaan yang menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, tentu kami sangat siap mendukung kegiatan ini. Dan sudah menjadi komitmen kami untuk bersinergi mendukung pembangunan Kota Dumai yang lebih baik lagi kedepannya,” kata Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Kilang Dumai, Agustiawan dikutip Sabtu (28/9/2024).

Lewat kegiatan Eco Walk ke Patra Seroja Eco-Edupark, PT KPI Kilang Dumai menunjukkan secara langsung bagaimana upaya pihaknya dalam berkontribusi mendukung upaya dekarbonisasi dengan menjaga kondisi kealamian area hutan di kawasan penyangga flora dan fauna tersebut.

Selain itu, lewat konservasi kehati seluas 56 hektar tersebut, PT KPI Kilang Dumai telah memberikan kontribusi oksigen sebesar 523.531,25 kg per tahun, dengan potensi debit air yang dihasilkan sebesar 151.498 m3/tahun, serta penyerapan CO2 sebesar 6.329,28 ton per tahun.

Baca Juga: Festival Pacu Sampan Tradisional di Pulau Semut Jadi Agenda Wisata Pekanbaru

Disampaikan oleh Agustiawan, upaya dekarbonisasi yang dilakukan oleh pihaknya di kawasan Patra Seroja Eco-Edupark tak hanya sekedar menjaga kealamian hutan dan keseimbangan ekosistem antara flora dan fauna saja, melainkan juga dilakukan lewat berbagai upaya pengembangan riset dan pembibitan bibit pohon yang dapat menyerap karbon, seperti pohon gaharu dan tabebuya.

Pembibitan pohon tersebut dilaksanakan melalui program ‘Nursery Gaharu’, dan secara sustain hasilnya diberikan kepada kelompok tani binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) maupun Pemerintah Kota Dumai.

“Pengembangan riset dan inovasi juga terus kami jalankan seiring dengan berkembangnya keilmuan dan teknologi berkolaborasi dengan kampus-kampus di Indonesia. Hal ini pun juga sejalan dengan visi dan misi perusahaan, kami akan terus berfokus untuk melakukan upaya dekarbonisasi dengan menanam banyak pohon bibit gaharu hingga mangrove. Hal itu kami lakukan untuk meningkatkan serapan karbon semakin besar, khususnya untuk Kota Dumai,” jelasnya.

Menurutnya, pencanangan program Zero Carbon City 2050 yang juga bertujuan untuk menurunkan emisi GRK di Provinsi Riau secara umum dan pencapaian target intensitas GRK sebesar 97,16% pada tahun 2045 sejalan dengan komitmen Pertamina Group mendukung target NZE pada tahun 2060 ataupun lebih cepat lagi.

PT KPI Kilang Dumai sendiri kini telah menjalankan praktik bisnis dengan berlandaskan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung pencapaian pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development Goals)

Didampingi langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai, Perwakilan Nippon Koei dengan antusias melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana keanekaragaman hayati yang terus dijaga oleh PT KPI Kilang Dumai melalui bagian Environment dari Fungsi HSSE (Health, Security, Safety, and Environment).

“Pembangunan berwawasan lingkungan atau pembangunan berkelanjutan itu merupakan keserasian produksi dengan sumber daya alam, yang harus kita lestarikan. Mari kita pelihara lingkungan agar dapat dimanfaat tidak hanya saat ini, tapi hingga anak cucu kita dimasa mendatang. Tentu dibutuhkan langkah-langkah cermat, terlebih menyangkut ‘zero carbon’ karena ini masanya panjang,” kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Dumai, Syahrinaldi S.Sos., M.Si., yang juga turut hadir di saat Patra Seoja Eco-Edupark, Kamis (26/9).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X