ekonomi-bisnis

Produk Kertas A4 Asal Indonesia Kembali Bersaing di Pasar Australia

Jumat, 5 Mei 2023 | 14:36 WIB
Produk Kertas A4 Asal Indonesia Kembali Bersaing di Pasar Australia

PRODUK kertas jenis A4 milik Indonesia kembali bersaing di pasar Australia.

Keputusan Australia itu membuka ruang pasar yang lebih besar terhadap produk kertas asal Indonesia.

Pemerintah Australia memutuskan untuk membebaskan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) terhadap impor kertas A4 asal Indonesia pada 18 April 2023. 

Keputusan ini merupakan hasil dari penyelidikan pengecualian oleh Komisi Anti-Dumping Australia yang diinisiasi pada 3 Februari 2023.

“Australia telah membebankan BMAD bagi sebagian perusahaan kertas Indonesia yang akan berlaku hingga tahun 2027,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso.

Baca Juga: Erick Thohir Jawab Mengapa Saham PHE Belum Go Public

Kendati demikian, pertumbuhan industri di negeri Australia mengalami masalah suplai bahan baku sehingga menghentikan produksi kertas putih secara menyeluruh untuk pasokan pasar domestiknya.

Budi mengapresiasi keputusan yang diambil Pemerintah Australia dan menilai kebijakan itu merupakan langkah tepat.

Rekomendasi dari Pemerintah Australia Indikasi bahwa pengenaan BMAD terhadap produk kertas A4 sangat tidak relevan di Australia.

Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi di Riau Turun Lagi per 1 Mei 2023, Ini Daftarnya

“Keputusan tidak dikenakannya BMAD tersebut tentunya dapat mengangkat daya saing produk kertas A4 Indonesia di Australia,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pengamanan Perdagangan Natan Kambuno mengungkapkan, Indonesia berhasil meyakinkan Pemerintah Australia bahwa pengenaan BMAD terhadap produk kertas A4 tidak relevan dilanjutkan. 

“Hal ini karena tidak sesuai dengan GATT 1994 dan ketentuan WTO lainnya, dalam hal ini khususnya Agreement on Anti-Dumping (ADA),” jelas Natan.

Pada 2022, ekspor kertas A4 dari Indonesia ke Australia sebesar USD 8,20 juta. 

Halaman:

Tags

Terkini