ekonomi-bisnis

Indosat dan GSMA Berkolaborasi untuk Aksi Iklim Lewat Digitalisasi Konservasi Mangrove di Kalimantan Utara

Kamis, 25 Mei 2023 | 21:21 WIB
President Director a CEO Indosat Vikram Sinha (tengah), Head of Asia Pasific Global System Mobile Communications Association (GSMA), Julian Gorman (kanan) dan Wakil Rektor Universitas Borneo Tarakan Muhammad Djaya Bakri (kiri) saat melakukan uji coba IoT monitoring kualitas air di Universitas Borneo

Kegiatan ini akan melibatkan warga serta tokoh masyarakat sekitar dengan menggunakan aplikasi Qfiled yang dapat diperbarui secara berkala.

Baca Juga: Kinerja Indosat Melesat Tumbuh Dua Digit pada Kuartal I 2023

Dengan aplikasi Qfield tersebut, Indosat bersama GSMA, BMZ dan GIZ juga memberikan pelatihan pemetaan untuk memetakan area wilayah pesisir dan pantai, serta memproduksi digital map untuk kegiatan selanjutnya.

Keberhasilan dari kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk disosialisasikan kepada pelaku usaha lain serta melindungi mangrove dalam jangka panjang.

Kegiatan kedua adalah memperkenalkan solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) kepada para petambak udang lokal untuk memantau kadar air dalam tambak, khususnya yang berdekatan dengan wilayah tumbuh mangrove.

Baca Juga: Terintegrasi Sempurna, Trafik Data Indosat Naik 25% Selama Lebaran 2023

Tujuannya adalah agar produktivitas tambak-tambak kecil meningkat serta menghindari mangrove dari ancaman penebangan oleh para petambak besar.

“Digitalisasi akan mampu mengurangi dampak kerusakan alam dan memaksimalkan berbagai potensi yang belum tersentuh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Indosat akan terus memposisikan diri sebagai kolaborator utama untuk memberdayakan Indonesia,” tutup Vikram. ***

Halaman:

Tags

Terkini