Pekanbaru Marak LGBT dan Seks Bebas, Agung Nugroho: Merusak Generasi Bangsa, Harus Diantisipasi Sedini Mungkin

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Rabu, 13 September 2023 | 20:18 WIB
Ketua DPD Demokrat Riau, Agung Nugroho.
Ketua DPD Demokrat Riau, Agung Nugroho.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan dari masyarakat terkait LGBT dan seks bebas yang semakin memprihatinkan.

Disampaikan Agung Nugroho, dua penyakit masyarakat tersebut sudah dalam tahap darurat di Kota Pekanbaru.

"Pekanbaru rawan dan sangat rawan sekali kasus HIV karena LGBT dan seks bebas. Kasus HIV terus bertambah, ini sangat perlu diantisipasi sekali. Apalagi dengan LGBT yang memang sangat rawan sekali di Pekanbaru," kata Agung Nugroho, Rabu (13/9/2023).

Baca Juga: Agung Nugroho: Masyarakat Tahu, Demokrat Tidak Meninggalkan, Tapi Ditinggalkan

Ketua DPD Demokrat Riau ini bahkan menerima suatu kasus tentang seorang anak berprestasi, yang ternyata setelah dilakukan pengecekan, ternyata positif HIV/AIDS.

"Padahal, anak tersebut tergolong berprestasi dan tanpa mendahului Allah, saya yakin dia akan punya karir yang cemerlang nantinya. Tapi harapan itu pupus, karena mentalnya terganggu akibat positif HV/AIDS," terangnya.

Dari sana, Agung Nugroho melihat bahwa jika ini terus dibiarkan, maka masa depan generasi bangsa akan rusak.

Baca Juga: Demokrat 'Move On' dari Anies Baswedan, Putuskan Cari Koalisi Baru yang Punya Etika Politik

Untuk itu, Agung Nugroho berharap agar dilakukan pencegahan sedini mungkin, supaya penyakit masyarakat ini bisa dihilangkan, atau setidaknya diminimalisir di Kota Pekanbaru.

Bagi yang sudah terlanjur terjangkit HIV/AIDS, Agung mendorong untuk disediakan rehabilitasi fisik dan mental, karena anak-anak muda ini perlu dorongan dan tidak boleh dijauhi,

"Kita harus merangkul mereka, tidak boleh dijauhi, harus didukung. Kita harus beri pengertian kepada mereka (ODHA) agar mereka tetap produktif dan jangan putus obatnya, serta jangan sampai kecil hatinya sehingga melakukan hal-hal tidak baik kepada dirinya sendiri karena putus asa," ujarnya.

Baca Juga: Sepakat dengan Agung Nugroho, Eddy A Mohd Yatim Dukung Pembentukan Aturan Anti LGBT

Sebagai bentuk pencegahan penyebaran HIV lebih lanjut, kata Agung, ia mengimbau pemerintah untuk melakukan pemeriksaan secara masif.

"Nanti akan kita dorong. Kita perlu meningkatkan pemeriksaan HIV dan AIDS. Karena virus ini bukan tipe virus yang langsung dirasakan tanda-tandanya, dia bisa 1-2 tahun baru terasa, bahkan 5 tahun. Nah kalau orang yang terjangkit tidak tahu kondisinya, tidak diperiksa, ini kan bisa menular kemana-mana," paparnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X