Ayah Bunda, Jangan Pernah Sepelekan Tanda-Tanda Depresi pada Anak Meski Sulit Mendeteksinya

photo author
Fadly Ibrahim, Riau Makmur
- Selasa, 6 Juni 2023 | 15:59 WIB
Jangan Pernah Sepelekan Tanda-Tanda Depresi pada Anak (PIXABAY)
Jangan Pernah Sepelekan Tanda-Tanda Depresi pada Anak (PIXABAY)

RIAUMAKMUR.COM – Ayah Bunda, jangan pernah sekalipun kita menyepelekan tanda-tanda depresi pada anak.

Tanda-tanda depresi pada anak secara umum memang sulit untuk terdeteksi, namun demikian, sebagai orang tua kita harus selalu peka untuk mengenalinya.

Pada dasarnya, tanda-tanda depresi pada anak dapat dikenali ciri-cirinya. Sekecil apapun tanda-tanda itu, kita tetap harus memperhatikannya.

Depresi pada anak-anak lebih sering terjadi dibandingkan yang orang tua sadari.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh CDC di Amerika Serikat, setidaknya ada 2,7 juta akan di sana didera depresi.

Dilansir dari Republika.co.id, dari hasil penelitian banyak yang menyebut bahwa depresi cenderung meningkat pada anak yang memasuki usia remaja.

Dalam studi yang diterbitkan di JAMA Pediatrics pada 2022, anak-anak yang didiagnosis mengalami depresi meningkat hingga 24 persen dari 2016 ke 2029.

Tren peningkatan jumlah anak depresi berlanjut pada tahun 2020.

Faktor penyebabnya banyak, bisa sosial media, kekerasan yang dialaminya, tekanan-tekanan di saat pandemi Covid-19.

Terlebih, faktor lainnya karena bencana alam, kondisi iklim yang berubah, polarisasi politik juga bisa berpengaruh

Masalahnya, beberapa tanda-tanda depresi ditunjukkan secara berbeda oleh masing-masing anak-anak, jika dibandingkan dengan orang dewasa.

Itulah sebabnya mengapa mengetahui tanda-tanda depresi pada masa kanak-kanak sangat penting.

Salah satu alasan mengapa sulit untuk mengenali depresi pada anak-anak adalah karena mereka mungkin mengekspresikan depresi dengan cara berbeda dari orang dewasa.

Utamanya, jika mereka masih kecil dan belajar bagaimana mengekspresikan emosi mereka. Tantrum, misalnya, mungkin bukan hanya karena anak sedang marah, tetapi juga tanda mereka sedang berjuang secara emosional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fadly Ibrahim

Tags

Rekomendasi

Terkini

X