RIAUMAKMUR.COM - Menteri Kesehatan Hongkong mengeluarkan anjuran yang sedikit aneh untuk menanggulangi masalah perokok.
Menteri Kesehatan Hongkong, Lo Chung-Mau menganjurkan masyarakatnya untuk memelototi beramai-ramai para perokok yang merokok di daerah yang dilarang.
Menurutnya langkah ini tepat dilakukan untuk menciptakan kota bebas asap rokok.
Baca Juga: KKP Melalui Badan Karantina Ikan Bagikan Seribu Lebih Paket Ikan Kepada Anak Kurang Beruntung
Menteri Kesehatan Hongkong, Lo menuturkan bahwa perokok tidak akan sanggup melawan pandangan sinis dari banyak orang yang tidak merokok.
"Lewat perilaku ini di masyarakat akan tercipta budaya bebas rokok di kota," bebernya Jumat (14/7/2023) lalu.
Anjuran ini juga baginya akan mampu mengatasi kekurangan petugas di lapangan yang mengawasi hal tersebut.
Lewat cara itu, masyarakat bisa ikut serta menjadi pengawas juga.
Saat ini diketahui, daerah otonomi khusus Hongkong tengah berupaya memperketat kebijakan anti tembakau.
Sebuah aturan dibuat daerah tersebut dimana perokok dilarang menikmati rokoknya di berbagai area seperti warung makan dan restoran, tempat kerja, tempat umum yang berada di dalam bangunan dan sejumlah tempat umum di area terbuka.
Baca Juga: Penilaian Berkala Jadi Upaya Bappebti Tingkatkan Kualitas Pialang Berjangka Komoditi
Lewat aturan ini pula pemerintah mengancam para pelanggar dengan denda senilai 1.500 Dollar Hongkong.
Selain itu, akan ada aturan baru yang tengah digodok oleh pemerintah tempatan terkait dengan melarang orang yang dilahirkan pada tahun tertentu untuk membeli rokok dan menaikkan secara signifikan pajak tiap bungkus rokok yang dijual di daerah tersebut.
Artikel Terkait
Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Setir Mobil Pick Up dan Minta Rokok, Dipuji Netizen Sederhananya
Astagfirullah, Ternyata Begini Kondisi Paru-Paru Para Pecandu Rokok Berat
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan 4 Juta Batang Rokok dan Ratusan Botol Miras