gaya-hidup

Menteri Kesehatan Hongkong Suruh Warganya Pelototi Sinis Perokok Untuk Ciptakan Bebas Asap Rokok

Minggu, 16 Juli 2023 | 05:53 WIB
Ilustrasi Cowok Perokok Di mata Wanita: Keren atau Mengganggu? (https://www.freepik.com/author/senivpetro)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Kesehatan Hongkong mengeluarkan anjuran yang sedikit aneh untuk menanggulangi masalah perokok.

Menteri Kesehatan Hongkong, Lo Chung-Mau menganjurkan masyarakatnya untuk memelototi beramai-ramai para perokok yang merokok di daerah yang dilarang.

Menurutnya langkah ini tepat dilakukan untuk menciptakan kota bebas asap rokok.

Baca Juga: KKP Melalui Badan Karantina Ikan Bagikan Seribu Lebih Paket Ikan Kepada Anak Kurang Beruntung

Menteri Kesehatan Hongkong, Lo menuturkan bahwa perokok tidak akan sanggup melawan pandangan sinis dari banyak orang yang tidak merokok.

"Lewat perilaku ini di masyarakat akan tercipta budaya bebas rokok di kota," bebernya Jumat (14/7/2023) lalu.

Anjuran ini juga baginya akan mampu mengatasi kekurangan petugas di lapangan yang mengawasi hal tersebut.

Baca Juga: Anak Muda Indonesia Raih Prestasi Membanggakan Dengan Raih Medali dan Penghargaan di IMO ke 64 di Chiba Jepang

Lewat cara itu, masyarakat bisa ikut serta menjadi pengawas juga.

Saat ini diketahui, daerah otonomi khusus Hongkong tengah berupaya memperketat kebijakan anti tembakau.

Sebuah aturan dibuat daerah tersebut dimana perokok dilarang menikmati rokoknya di berbagai area seperti warung makan dan restoran, tempat kerja, tempat umum yang berada di dalam bangunan dan sejumlah tempat umum di area terbuka.

Baca Juga: Penilaian Berkala Jadi Upaya Bappebti Tingkatkan Kualitas Pialang Berjangka Komoditi

Lewat aturan ini pula pemerintah mengancam para pelanggar dengan denda senilai 1.500 Dollar Hongkong.

Selain itu, akan ada aturan baru yang tengah digodok oleh pemerintah tempatan terkait dengan melarang orang yang dilahirkan pada tahun tertentu untuk membeli rokok dan menaikkan secara signifikan pajak tiap bungkus rokok yang dijual di daerah tersebut.

Tags

Terkini