RIAUMAKMUR.COM - Siapa sangka grup band beraliran reggae yang akrab dengan senang-senang ternyata juga memiliki cerita sedih dalam berkarya di blantika musik dalam negeri. Ini dialami oleh band bernama Cozy Republik yang digawangi oelh personelnya Cozy Bastian.
Dalam Podcast dunia MANJI bersama pemusik Anji, Cozy Bastian mengungapkan cerita sedihnya selama berkarya di blantika musik dalam negeri usai membicarakan karya seni secara mendalam.
Pada Podcast yang di publish pada 28 Oktober 2023 ini Cozy Bastian bercerita bahwa tidak pernah ada apresiasi materil diterima grup Cozy Republik dari dibawakannya lagu yang dibuat oleh Cozy Bastian bersama grup sejak tahun 2006.
Baca Juga: Pilihan Sepeda Motor Berjenis Cruiser Mirip Harley Dibawah Rp 100 Jutaan
Menurut Cozy Sebastian apa yang diberikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif selama ini atas karyanya digunakan pihak lain tidak sebanding.
Dalam dunia musik ada dikenal hak cipta, perfirming rights dan sebagainya. Hal-hal ini seharusnya mendatanmgkan penghasilan bagi musisi sebagai komposer.
Ia sempat memaparkan di Podcast tersebut bahwa hanya ratusan ribu yang didapat dari kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Manajemen Kolektif.
Baca Juga: Sinopsis Daily Dose of Sunshine, Park Bo Young Jadi Perawat Baik Hati dan Pekerja Keras
"Sebenarnya jika lembaga tersebut melakukan dengan benar dan jujur tidak akan repot sebenarnya," ungkapnya.
Ia sempat menyebut mekanisme yang sekarang hitungannya tidak jelas, apa saja yang mau di kolektif, kemana aja yang di kolektif membuat akhirnya muncul ide untuk Direct License.
"Sebenarnya jika mekanismenya jalan kita tidak perlu repot dan kesulitan kayak begitu," katanya menunjukkan kalimat Anji yang mengatakan ungkapan bahwa ada pihak yang menyebut Direct License Musik akan menyulitkan komposer dan musisi.
Baca Juga: Bapenda Pekanbaru Cabut Segel Belum Taat Pajak di Restoran Transmart
Pada Podcast ini, Anji yang mengangkat perannya sebagai Juru Bicara dari Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) menyebut bahwa selama ini para komposer tidak mendapatkan haknya secara layak dari karya yang dibuat dan digunakan pihak lain.
Menurutnya AKSI saat ini tengah mendorong adanya Direct License musik di Indonesia agar para komposer atau pemilik karya mendapatkan haknya secara layak.
"Saat ini yang tengah kami perjuangkan terkait dengan Performing Rights diatas panggung, ini karena yang berkaitan dengan itu sangat mudah untuk dihitung," ungkapnya.
Artikel Terkait
Hampir Satu Bulan Dirilis, Lagu Debut RIIZE Get a Guitar Malah Makin Naik di Chart Musik Korea
Feby Putri akan Meriahkan Konser Musik HariBahagiaku di Pekanbaru Riau, Ini Jadwalnya
Lirik Lagu Gam Gam Gam Ki Eleh, Musik Tiktok Viral dan Terjemahannya
SB19 Tiba di Indonesia, Boygroup Filipina Ini Meriahkan Festival Musik Round 2023
SB19 Bagikan Foto Selfie Sebelum Taklukkan Panggung Festival Musik Round 2023 di Jakarta
SB19 Bakal Tampil di Bandung, Konser Musik Playlist Live Festival 2023
Gento SB19 'Panaskan' Panggung Konser Musik Playlist Live Festival 2023
Ajak Bersenang-senang dengan Musik, Ini Lirik dan Terjemahan Lagu Terbaru Seventeen God of Music
Hampir RAK! Lagu Baru IVE Baddie Terus Merangkak Naik di Chart Musik Korea Selatan, Bakal Cetak Rekor?
Jadwal The Final Show: The Great Journey of NOAH, Konser Sebelum Ariel Dkk Istirahat Panjang dari Musik