Penggemar yang Mencium Jin BTS di Event Free Hug Akhirnya Dilaporkan ke Polisi, Knetz Langsung Minta Agensi Blacklist!

photo author
Nyimas NA, Riau Makmur
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:14 WIB
Penggemar yang cium Jin BTS di event free hug dilaporkan ke polisi (BTS_bighit)
Penggemar yang cium Jin BTS di event free hug dilaporkan ke polisi (BTS_bighit)

RIAUMAKMUR.COM - Jin BTS menerima perlakuan tak menyenangkan ketika hadir di BTS Festa 2024, sekaligus acara meet and greet pasca selesai wamil.

Di acara tersebut, Jin sebenarnya ingin memberi hadiah kepada ARMY dengan menggelar 1.000 free hug yang menyenangkan.

Namun sayangnya, acara kondusif tersebut tercoreng setelah Jin justru mendapat perlakuan tak terduga dari dua oknum penggemar yang tampak melakukan tindakan berlebihan.

Baca Juga: Tampak 'Sengaja' Abaikan Sapaan Reporter CCTV, Zhou Ye Tuai Kritikan Netizen Hingga Trending di Weibo

Dua oknum penggemar tersebut memaksa mencium sang hyung tertua BTS. Foto-foto insiden itu pun beredar di media sosial hingga menuai kecaman dari netizen.

Atas kejadian tersebut, dua oknum penggemar yang berasal dari Jepang itu pun dilaporkan ke polisi setempat.

Pada tanggal 14 Juni, Kantor Polisi Seoul Songpa mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima pengaduan melalui Sistem Petisi Nasional.

Pihak kepolisian mengaku menerima pengaduan melalui Sistem Petisi Nasional, namun mereka belum menerima pengaduan resmi sehingga tersangka belum ditetapkan.

Baca Juga: Mengejutkan, Lai Guanlin Eks Wanna One Umumkan Pamit Dari Industri Hiburan! Apa Alasannya?

Kendati demikian, mereka akan meninjau apakah akan melanjutkan penyelidikan formal berdasarkan rincian pengaduan atau tidak.

Kegaduhan yang ditimbulkan dua oknum penggemar itu pun membuat netizen Korea marah. Mereka juga mengkritik agensi yang dinilai lalai dalam melindungi privasi Jin.

"Jadi bukan hanya satu orang saja," ujar netizen.

Baca Juga: Adakan Free Hug di BTS Festa 2024, Jin Justru Alami Hal Tak Terduga Ini! Netizen Korea Auto Ngamuk

"Tapi penggemar itu baru saja melarikan diri kembali ke Jepang?," tambah yang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nyimas NA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X